- Pemilik helm dapat membersihkan helm berbusa permanen di rumah menggunakan sampo lembut dan sikat gigi secara hati-hati.
- Proses pencucian luar helm melibatkan penggunaan spons lembut serta pembilasan menyeluruh untuk menghilangkan debu dan sisa sabun.
- Tahap pengeringan menggunakan kain, alat penyedot air, atau pengering rambut bersuhu rendah mencegah bagian dalam helm berbau apek.
Basahi permukaan luar helm secara merata, kemudian aplikasikan sabun atau sampo lembut secukupnya.
Gunakan spons lembut untuk menggosok permukaan helm dengan tekanan ringan.
Hindari penggunaan sikat kasar karena dapat membuat permukaan helm tergores, terutama pada lapisan dengan finishing doff atau glossy.
Bersihkan seluruh permukaan, termasuk bagian bawah batok dan area yang sering terkena debu.
Setelah itu, bilas helm dengan air bersih hingga tidak ada sisa sabun.
Jika pencucian selesai, posisikan helm menghadap ke bawah agar air yang tertinggal dapat keluar dengan lebih mudah sebelum masuk ke tahap pengeringan.
3. Keringkan Helm hingga Benar-Benar Tidak Lembap
Tahap pengeringan sangat penting karena busa yang masih basah dapat membuat bagian dalam helm kembali berbau tidak sedap.
Jika tersedia, gunakan vacuum wet and dry untuk membantu mengurangi air yang terserap pada busa.
Selanjutnya, keringkan bagian luar menggunakan kain microfiber atau kanebo.
Untuk bagian dalam, tekan kain secara perlahan pada busa agar sisa air terserap tanpa merusak bentuk lapisan dalam helm.
Anda juga dapat menggunakan hair dryer untuk membantu mempercepat pengeringan, tetapi gunakan suhu rendah atau sedang dan jangan mengarahkan udara panas terlalu lama pada satu titik.
Pastikan seluruh bagian dalam benar-benar kering sebelum helm disimpan atau digunakan kembali.
Helm sebaiknya ditempatkan di area dengan sirkulasi udara baik selama proses pengeringan.
Paparan panas berlebihan, termasuk menjemur helm terlalu lama di bawah terik matahari, sebaiknya dihindari karena dapat memengaruhi material dan lapisan helm.