- Pemilik helm dapat membersihkan helm berbusa permanen di rumah menggunakan sampo lembut dan sikat gigi secara hati-hati.
- Proses pencucian luar helm melibatkan penggunaan spons lembut serta pembilasan menyeluruh untuk menghilangkan debu dan sisa sabun.
- Tahap pengeringan menggunakan kain, alat penyedot air, atau pengering rambut bersuhu rendah mencegah bagian dalam helm berbau apek.
Suara.com - Helm yang digunakan setiap hari rentan menjadi tempat menumpuknya debu, keringat, dan kotoran, terutama pada bagian busa yang bersentuhan langsung dengan kepala.
Kondisi tersebut dapat membuat bagian dalam helm terasa lembap dan menimbulkan aroma kurang sedap apabila tidak dibersihkan secara rutin.
Masalahnya, tidak semua helm memiliki lapisan busa yang dapat dilepas sehingga proses pencucian perlu dilakukan dengan cara yang tepat agar bagian dalam tetap bersih tanpa merusak materialnya.
Cara mencuci helm yang busanya tidak bisa dilepas sebenarnya dapat dilakukan sendiri di rumah dengan perlengkapan sederhana dan tahapan yang hati-hati.
Sebelum mulai mencuci, periksa kondisi helm secara menyeluruh dan pastikan tidak terdapat bagian yang rusak atau komponen yang perlu dilindungi dari air.
Karena busa bagian dalam tidak dapat dilepas, proses pembersihan harus dilakukan langsung pada bagian tersebut.

1. Bersihkan Bagian Dalam Helm
Langkah pertama adalah membasahi seluruh permukaan busa di bagian dalam helm secara perlahan hingga cukup lembap.
Hindari menyiramnya dengan tekanan air yang terlalu kuat karena dapat membuat air masuk ke bagian helm yang tidak seharusnya terkena banyak air.
Selanjutnya, gunakan sabun cair lembut atau sampo yang tidak terlalu keras untuk membersihkan busa.
Oleskan secukupnya pada seluruh bagian yang terkena keringat dan kotoran.
Gosok busa menggunakan sikat berbulu lembut, seperti sikat gigi, dengan gerakan perlahan dan searah.
Berikan perhatian lebih pada area yang sering bersentuhan dengan dahi, pipi, dan bagian belakang kepala karena biasanya lebih banyak menyimpan keringat.
Setelah seluruh bagian dibersihkan, bilas menggunakan air bersih sampai tidak terdapat sisa sabun maupun kotoran pada busa.
Pastikan proses pembilasan dilakukan secara menyeluruh agar residu sabun tidak tertinggal dan menyebabkan rasa tidak nyaman ketika helm kembali digunakan.
2. Cuci Bagian Luar Helm
Setelah bagian dalam selesai dibersihkan, lanjutkan dengan mencuci batok helm.
Basahi permukaan luar helm secara merata, kemudian aplikasikan sabun atau sampo lembut secukupnya.
Gunakan spons lembut untuk menggosok permukaan helm dengan tekanan ringan.
Hindari penggunaan sikat kasar karena dapat membuat permukaan helm tergores, terutama pada lapisan dengan finishing doff atau glossy.
Bersihkan seluruh permukaan, termasuk bagian bawah batok dan area yang sering terkena debu.
Setelah itu, bilas helm dengan air bersih hingga tidak ada sisa sabun.
Jika pencucian selesai, posisikan helm menghadap ke bawah agar air yang tertinggal dapat keluar dengan lebih mudah sebelum masuk ke tahap pengeringan.
3. Keringkan Helm hingga Benar-Benar Tidak Lembap
Tahap pengeringan sangat penting karena busa yang masih basah dapat membuat bagian dalam helm kembali berbau tidak sedap.
Jika tersedia, gunakan vacuum wet and dry untuk membantu mengurangi air yang terserap pada busa.
Selanjutnya, keringkan bagian luar menggunakan kain microfiber atau kanebo.
Untuk bagian dalam, tekan kain secara perlahan pada busa agar sisa air terserap tanpa merusak bentuk lapisan dalam helm.
Anda juga dapat menggunakan hair dryer untuk membantu mempercepat pengeringan, tetapi gunakan suhu rendah atau sedang dan jangan mengarahkan udara panas terlalu lama pada satu titik.
Pastikan seluruh bagian dalam benar-benar kering sebelum helm disimpan atau digunakan kembali.
Helm sebaiknya ditempatkan di area dengan sirkulasi udara baik selama proses pengeringan.
Paparan panas berlebihan, termasuk menjemur helm terlalu lama di bawah terik matahari, sebaiknya dihindari karena dapat memengaruhi material dan lapisan helm.