Cara Mengatasi Risiko Rem Blong Pada Motor Matik Saat Melintasi Turunan

Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:10 WIB
Cara Mengatasi Risiko Rem Blong Pada Motor Matik Saat Melintasi Turunan
Cara melewati turunan menggunakan motor matik. [PT YIMM].
baca 10 detik
  • Instruktur AHM Fauzan Tanaka menjelaskan bahwa rem motor matik rentan blong di turunan panjang pada Kamis, 29 Oktober 2026.
  • Pengendara wajib mereduksi kecepatan sebelum turunan dan mengerem secara bergantian untuk mencegah panas berlebih pada komponen rem.
  • Pengendara motor matik dapat memanfaatkan teknik buka gas sedikit untuk menghasilkan penahan laju mesin tambahan.

Suara.com - Kecelakaan sepeda motor akibat rem blong masih kerap terjadi saat melintasi jalur menurun yang panjang dan terjal. Kondisi ini menuntut tingkat kewaspadaan yang lebih tinggi, terutama bagi pengendara sepeda motor matik yang tidak dibekali sistem perpindahan transmisi manual untuk membantu menahan laju kendaraan secara instan.

Pada sepeda motor bebek maupun tipe sport bertransmisi manual, pengemudi dapat memanfaatkan fitur engine brake secara optimal hanya dengan menurunkan posisi gigi rasio. Namun pada motor matik, kepiawaian dalam menerapkan teknik pengereman yang tepat menjadi kunci utama agar komponen pengereman tidak mengalami panas berlebih yang memicu kegagalan fungsi atau rem blong.

Instruktur Safety Riding PT Astra Honda Motor AHM, Fauzan Tanaka, memberikan panduan teknis untuk menekan potensi bahaya tersebut saat mengendarai motor matik di medan turunan.

“Rem yang tiba-tiba blong saat lewat turunan panjang ini biasanya terjadi di rem motor matic,” ujar Fauzan  dikutip Kamis (29/10/2026).

Sebagian besar motor matik mengusung kombinasi rem cakram pada roda depan dan rem teromol di bagian belakang. Penggunaan rem depan secara terus-menerus tanpa jeda dapat menaikkan suhu pada piringan serta kaliper rem, yang berujung pada hilangnya daya cengkeram pengereman.

Langkah antisipasi pertama yang wajib dilakukan adalah mereduksi laju kendaraan sebelum memasuki area jalan menurun. Penurunan kecepatan sejak dini mencegah pengereman mendadak secara intensif ketika motor sudah melaju deras di turunan.

Selanjutnya, pengendara disarankan mengoperasikan rem depan dan belakang secara bergantian dengan tenang. Metode pengereman selang-seling ini efektif membagi beban panas agar tidak bertumpu pada satu poros sistem pengereman saja.

Selain itu, motor matik sebenarnya tetap memiliki potensi engine brake. Pengendara cukup membuka tuas gas sedikit saja untuk memicu tahanan dari putaran mesin. Meski dorongan penahan kecepatannya tidak sekuat motor manual, teknik ini cukup membantu memperlambat laju kendaraan.

Fauzan mengingatkan agar pengendara tidak lengah meskipun tuas gas dalam keadaan tertutup.

baca juga

“Perlu diketahui saat kita berkendara di jalan menurun, kendaraan bisa bertambah kecepatan dengan sendirinya walaupun gas tidak di putar, sehingga perlu sangat berhati hati,” kata Fauzan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Gejala Kerusakan V-Belt Motor Matik, Jangan Tunggu Sampai Putus

Mengenal Gejala Kerusakan V-Belt Motor Matik, Jangan Tunggu Sampai Putus

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Dalam Persaudaraan, 21.868 Pemotor Rayakan Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa

Dalam Persaudaraan, 21.868 Pemotor Rayakan Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa

Otomotif | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:47 WIB

Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah Sediakan Fasilitas Edukasi Keselamatan Lengkap

Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah Sediakan Fasilitas Edukasi Keselamatan Lengkap

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Terkini

3 Urutan Skincare Kahf untuk Kulit Pria Sensitif, Bantu Jaga Skin Barrier

3 Urutan Skincare Kahf untuk Kulit Pria Sensitif, Bantu Jaga Skin Barrier

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Cara Mengatasi Risiko Rem Blong Pada Motor Matik Saat Melintasi Turunan

Cara Mengatasi Risiko Rem Blong Pada Motor Matik Saat Melintasi Turunan

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Demo Rusuh Prancis Jadi Ajang Iklan Gratis Kaca Antipecah China, Kok Bisa?

Demo Rusuh Prancis Jadi Ajang Iklan Gratis Kaca Antipecah China, Kok Bisa?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Jakarta Ramai Aksi Hari Ini: 61 Demo Digelar dari BEM UNJ sampai Gerakan Ojol Bersatu

Jakarta Ramai Aksi Hari Ini: 61 Demo Digelar dari BEM UNJ sampai Gerakan Ojol Bersatu

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Profil Supra Sekuritas: Broker Terafiliasi Pejabat Danantara di Pusaran Skandal DSSA

Profil Supra Sekuritas: Broker Terafiliasi Pejabat Danantara di Pusaran Skandal DSSA

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Terus Suarakan Gagasan Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Terus Suarakan Gagasan Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum

Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum

Jakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari

Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Kericuhan Malioboro Dinilai Jadi Kanal Frustrasi Sosial, Represif Aparat Hanya Perburuk Keadaan

Kericuhan Malioboro Dinilai Jadi Kanal Frustrasi Sosial, Represif Aparat Hanya Perburuk Keadaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:00 WIB

×