Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB
Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!
Odometer mobil (Magnific)
baca 10 detik
  • Oknum penjual mobil bekas sering melakukan manipulasi odometer untuk menyembunyikan jarak tempuh asli.
  • Calon pembeli dapat memeriksa keausan komponen fisik serta riwayat servis untuk mendeteksi kecurangan tersebut.
  • Pemeriksaan menyeluruh pada mobil bekas penting dilakukan agar pembeli tidak salah memperkirakan kondisi kendaraan.

Adanya bekas congkelan, celah tidak rata, baut tergores, atau klip yang rusak bisa menjadi indikasi panel pernah dibongkar.

Namun, pemeriksaan ini perlu dilakukan lebih lanjut karena panel juga bisa dibuka untuk keperluan perbaikan.

4. Riwayat Servis Tak Sesuai Angka Odometer

Buku servis dan catatan perawatan dapat membantu mengetahui perkembangan jarak tempuh mobil.
Bandingkan angka kilometer pada setiap catatan servis dengan angka yang tertera sekarang.

Jika catatan servis sebelumnya menunjukkan jarak tempuh lebih tinggi, ada kemungkinan odometer pernah diputar mundur.

5. Kondisi Ban Tidak Sebanding dengan Jarak Tempuh

Periksa usia, ketebalan tapak, dan kondisi keempat ban. Mobil yang diklaim baru menempuh belasan ribu kilometer seharusnya tidak selalu memiliki ban yang sudah sangat aus.

Meski begitu, kondisi ban juga dipengaruhi kualitas produk, tekanan angin, dan kebiasaan berkendara.

6. Komponen Kaki-kaki Aus

baca juga

Perhatikan kondisi suspensi, bushing, tie rod, dan bagian kaki-kaki lainnya.

Jika komponen tersebut sudah menunjukkan keausan berat, sementara angka odometer masih rendah, kamu perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Keausan komponen bisa dipengaruhi jarak tempuh maupun kondisi jalan yang sering dilalui.

7. Data Odometer pada ECU Berbeda

Pada beberapa mobil modern, data jarak tempuh dapat tersimpan di lebih dari satu modul elektronik, tergantung merek dan model kendaraan.

Teknisi dapat menggunakan alat pemindai diagnostik untuk memeriksa apakah data pada modul terkait menunjukkan ketidaksesuaian. Cara ini bisa membantu menemukan indikasi manipulasi odometer digital.

8. Penjual Tidak Bisa Menunjukkan Riwayat Kendaraan

Waspadai penjual yang tidak dapat memberikan buku servis, bukti perawatan, atau informasi pemilik sebelumnya.

Ketidakjelasan riwayat kendaraan memang tidak otomatis membuktikan odometer telah dimanipulasi. Namun, kondisi tersebut membuat calon pembeli lebih sulit memastikan keaslian angka kilometer.

Sebelum membeli mobil bekas, sebaiknya lakukan inspeksi menyeluruh bersama mekanik atau jasa pemeriksaan kendaraan independen.

Jangan hanya berpatokan pada angka odometer karena kondisi mobil secara keseluruhan dan riwayat perawatannya jauh lebih penting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Downgrade dari Innova Reborn? Ini Rekomendasi Mobil Keluarga Murah di Bawah 200 Juta Terbaik

Downgrade dari Innova Reborn? Ini Rekomendasi Mobil Keluarga Murah di Bawah 200 Juta Terbaik

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Pilihan Mobil Bekas Rp 50 Jutaan yang Pas untuk Keluarga

Pilihan Mobil Bekas Rp 50 Jutaan yang Pas untuk Keluarga

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Syarat dan Dokumen untuk Klaim Asuransi Mobil Bekas Apa Saja?

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Terkini

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

5 Benda Pembawa Hoki yang Wajib Ada di Dompet Shio Babi agar Rezeki Tidak Seret

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Tampil Pede! 5 Plump Lip Gloss untuk Bibir Penuh dan Berkilau

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Ciri-ciri Odometer Mobil Bekas Diakali dan Diputar Mundur, Cek Sebelum Beli!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

Anak-anak di Muara Angke Harus Digendong Terobos Banjir Rob saat Berangkat Sekolah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Tanggal Lahir Ungkap Peran Rahasia dan Pelajaran Hidup yang Harus Anda Bawa ke Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Bahasa Indonesia Mendunia, tapi Gagal di Pasar Kerja? Ini PR Besarnya!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Ada Perbaikan Lapangan, Persija Jakarta Dipastikan Tak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:43 WIB

Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang

Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:42 WIB

OMC Tekan Hotspot Karhutla Papua Selatan dari 1.169 Jadi 65 Titik

OMC Tekan Hotspot Karhutla Papua Selatan dari 1.169 Jadi 65 Titik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:42 WIB

×