-
Pemotor wajib ekstra waspada saat hujan karena jalan basah dan jarak pandang terbatas.
-
Gunakan jas hujan setelan, hindari model ponco agar tidak tersangkut komponen roda motor.
-
Kurangi kecepatan, hindari rem mendadak, dan jangan berteduh di bawah jembatan lalu lintas.
Suara.com - Musim hujan kembali menyapa, membawa tantangan ekstra bagi para pengendara sepeda motor yang setiap hari berjibaku di jalan raya.
Di balik sejuknya udara yang turun bersama rintik air, tersimpan bahaya mengintai dari aspal yang basah dan jarak pandang yang menurun drastis.
Genangan air yang terlihat sepele sering kali menjadi jebakan maut, menyembunyikan lubang atau jalan rusak yang bisa seketika merenggut keseimbangan Anda.
Sayangnya, masih banyak pengendara yang menyepelekan hal ini dengan tetap melakukan manuver agresif atau menggunakan perlengkapan pelindung ala kadarnya.
Menyadari tingginya risiko kecelakaan ini, Astra Motor Yogyakarta bersama Tim Safety Riding terus membunyikan alarm kewaspadaan agar keselamatan tetap jadi prioritas.
Oleh karena itu, persiapan matang dan penyesuaian gaya berkendara bukanlah sekadar anjuran, melainkan syarat mutlak untuk bertahan di tengah cuaca buruk.
AWAS JEBAKAN MUSIM HUJAN! Menggunakan jas hujan model ponco dan nekat mengerem mendadak di atas marka jalan licin adalah kesalahan fatal yang paling sering memicu kecelakaan tanpa disadari pemotor.
Berikut tips ala Honda Istimewa yang pantang untuk dilewatkan jika Anda ingin selamat sampai di tujuan:
1. Cek Total Kondisi Motor
Pastikan ban memiliki alur yang masih tebal dan tekanan angin sesuai rekomendasi.
Jangan lupakan rem yang pakem serta fungsi lampu utama dan sein. Motor yang prima membantu Anda mengantisipasi risiko tergelincir di jalan licin.
![Ilustrasi jas hujan ponco untuk pemotor [Gemini AI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/10/29/35119-ilustrasi-jas-hujan-ponco-untuk-pemotor-gemini-ai.jpg)
2. Haram Pakai Jas Hujan Ponco
Gunakan jas hujan model setelan (baju dan celana) beserta sepatu yang melindungi kaki.
Hindari model ponco karena bagian bawahnya karena rawan menjuntai, tertiup angin, dan tersangkut di jari-jari roda atau rantai.
3. Kurangi Kecepatan, Jauhi Pengereman Mendadak
Daya cengkeram ban menurun drastis di aspal basah sehingga jarak pengereman akan semakin panjang.
Berkendaralah dengan kecepatan terkontrol, jangan mengerem tiba-tiba, dan perlebar jarak aman dengan kendaraan di depan Anda.
4. Anti Manuver Agresif
Jalanan yang diguyur hujan bukan tempat untuk bermanuver. Hindari akselerasi dan perubahan arah mendadak.
Ekstra waspadalah terhadap marka jalan, penutup gorong-gorong berbahan logam, serta jalanan berlumpur.
5. Jangan Memaksakan Diri Menembus Badai
Jika hujan semakin deras dan jarak pandang hampir nol, segera menepi di tempat yang aman.
Ingat, jangan pernah berteduh di bawah jembatan atau underpass karena hal itu sangat mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan lain.
Keselamatan di jalan tidak hanya bergantung pada kelihaian mengendalikan setang, tetapi juga pada kemampuan insting mengenali bahaya.
“Pengguna sepeda motor harus selalu mengutamakan keselamatan, menjaga kondisi kendaraan, dan menyesuaikan cara berkendara dengan kondisi cuaca. Lebih baik terlambat sampai tujuan daripada memaksakan perjalanan yang membahayakan. Selalu #Cari_Aman di setiap perjalanan.”