SUARA PEKANBARU- Ada sebuah hdist yang berkaitan dengan tidur pada waktu ibadah puasa di bulan Ramadan.
Banyak kaum muslimin yang sudah mendengar tentang salah satu hadist yang mengatakan ‘tidurnya orang puasa adalah ibadah’. Namun apakah benar demikian maksudnya?
Terkait dengam hal itu, ada penjelasan dari Ustadz Adi Hidayat, dalam sebuah ceramahnya. Dia pernah mengungkapkan maksud sebenarnya dari kalimat tersebut.
Melansir dari ceramah Ustadz Adi Hidayat yang diposting akun TikTok @edy_hermawan89, pria yang akrab disapa UAH ini mengatakan, kalau hadist yang sudah tersebar luas dan sering diucapkan di masyarakat tersebut adalah palsu.
"Tidurnya orang puasa adalah ibadah. Itu hadist, hadist palsu. Hadist palsu," tegas Ustadz Adi Hidayat, dikutip Kamis (6/4/2023).
Ustadz Adi Hidayat menjelaskan kenapa hadist itu disebut palsu, karena bertentangan denga napa yang esensi yang terkandung dalam orang yang sedang melakukan puasa, khususnya di bulan Ramadan.
"Orang puasa itu banyak beraktivitas. Bukan malah banyak tidur. Kalau orang tidur, tidak ada amalan, sedangkan Nabi Muhammad SAW, mengajak orang banyak beramal," jelas Ustadz Adi Hidayat.
Dengan dalil tersebut, maka kata Ustadz Adi Hidayat dapat disampaikan dan disimpulkan, jika hadist yang berbunyi demikian adalah palsu.
"Maka cukuplah itu dalil, menjadikan apa yang disampaikan di anggap sebagai hadist palsu," terangnya menegaskan. (*)
Baca Juga: Buya Yahya Menerangkan Hukum Puasa bagi Pasangan Suami Istri Belum Mandi Besar Lewat Waktu Subuh