Hari Lebaran Idul Fitri Tahun 2023 Berbeda, Jadi Ikut yang Mana? Pesan Buya Yahya Ingatkan Hal Bahaya Ini

Suara Pekanbaru

Sabtu, 22 April 2023 | 08:02 WIB
Hari Lebaran Idul Fitri Tahun 2023 Berbeda, Jadi Ikut yang Mana? Pesan Buya Yahya Ingatkan Hal Bahaya Ini
Buya Yahya memberikan tanggapan terkait dengan penentuan penetapan Lebaran Idul Fitri yang berbeda. Dibalik itu semua ada hal yang harus diingat oleh semua umat muslim. (Foto: Tangkapan Layar Youtube)

SUARA PEKANBARU- Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan kalau Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriyah jatuh di hari Jumat (21/4/2023) kemarin.

Terkait denganm penetapan Lebaran Idul Fitri tahun ini adalah hasil dari hisab hakiki wujudul hilal, yang dipedomani Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

Terkait dengan keputusan itu, tertuang dalam dokumen hasil hisab yang ditandatangani Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Iman Fathurahman dan Sekretaris Mohammad Mas'udi.

Tapi pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan kalau perayaan Idul Fitri jatuh pada hari Sabtu (22/4/2023) hari ini.

Penentuan Hari Raya Idul Fitri pemerintah diputuskan berdasarkan dari hasil sidang isbat yang digelar jelang berakhirnya bulan Ramadan. Mana yang harus kita ikuti?

Buya Yahya memberikan pandangan terkait dengan hal ini. Kata dia ketika ada perbedaan pendapat seperti itu, karena negara harus tentram maka ada kaidah besar apa yang harus diambil.

“Pemerintah tersebut yang kita patuhi untuk menghindari khilaf,” ungkpa Buya Yahya dilansir dari YouTube Buya Yahya.

Dijelaskan Buya Yahya kalau ada tiga ketentuan ketika menentukan jatuhnya 1 Syawal. Tapi apapun yang digunakan baik pemerintah dalam hal ini Kemenag, seluruh masyarakat Indonesia dianjurkan mengikutinya.

“Satu hilal, dua perbedaan matlak, ketiga dengan hisab, ini perbedaan pendapat. Jadi ada tiga model kita boleh menggunakan, meski hisab walaupun itu lemah. Jadi boleh kita seperti Imam Syafi'I, setiap tempat boleh berbeda-beda hari rayanya. Atau ikuti Jumhur ulama yang jika satu hari raya yang lain sudah harus ikut,” terang Buya Yahya.

baca juga

Buya Yahya bercerita soal Kuraib dan Sayyidina bin Abbas. Kuraib yang datang dari Syam menuju Madinah kemudian bertemu dengan Sayyidina bin Abbas.

“Sayyidina bin Abbad bertanya kepada Kuraib, kamu kapan lihat hilal? Kuraib jawab saya lihat hari Jumat. Lalu Sayyidina bin Abbas berkata oh hari Jumat, saya melihat hari Sabtu. Kemudian kata Kuraib tapi saya sampaikan ke Muawiyah dan Muawiyah, menyuruh orang untuk puasa hari Jumat, maka Syam dengan Madinah beda Lebarannya,” terang Buya Yahya.

Buya Yahya secara tegas mengatakan kalau tidak ada masalah terkait dengan perbedaan kapan waktu Lebaran, karena Syam dan Madinah saat itu berbeda berdasarkan hadits shahih.

“Makanya jika pemerintah tidak mengambil Mazhab Syafi'i tapi mengambil mazhab Malik atau Jumhur, misal di India hari raya kita harus hari raya misalnya diseragamkan seluruhnya, itu diambil oleh pemerintah kita, harus ikut walaupun itu bukan Mazhab Syafi'i. Atau saat pemerintah tiba-tiba mengambil hisab, jika itu sudah diambil pemerintah jangan dilawan,” kata dia.

Bagi Buya Yahya yang sangat bahaya adalah kalau hakim belum memutuskan, namun tiba-tiba ada yang sudah diputuskan, dan itu yang membuat khilaf.

“Jadi jika mendahulukan pemerintah ini membuat khilaf,” ungkapnya.

Secara tegas Buya Yahya mengatakan kalau pemerintah punya perangkat dan orang-orang yang ahli, sehingga apa yang digunakan untuk menentukan kapan Lebaran tiba tak menjadi masalah.

“Jika mau pakai hilal yang hilal, kalau mau pakai hisab ya mereka juga punya ahlinya, alatnya dan segalanya sudah cukup serahkan kepada pemerintah. Jika itu masalah itu salah ulama. Sementara ulama dulu, tidak pernah mempermasalahkan masalah ini, kecuali tugasnya ulama diambil oleh orang awam yang tidak mengerti,” kata Buya Yahya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nabi Muhammad Biasa Sholat Ied di Mushola, Ustadz Adi Hidayat Justru Jelaskan Tempat Terbaik Salat Idul Fitri di Sini

Nabi Muhammad Biasa Sholat Ied di Mushola, Ustadz Adi Hidayat Justru Jelaskan Tempat Terbaik Salat Idul Fitri di Sini

Pekanbaru | Kamis, 20 April 2023 | 09:34 WIB

Sidang Isbat Idul Fitri 2023 Digelar Hari Ini, Menag Terbitkan Aturan Takbiran hingga Shalat Ied

Sidang Isbat Idul Fitri 2023 Digelar Hari Ini, Menag Terbitkan Aturan Takbiran hingga Shalat Ied

Pekanbaru | Kamis, 20 April 2023 | 07:00 WIB

Kuatkan Hati dan Iman Saat Bagikan Amplop Lebaran, Penghakimannya Mengerikan

Kuatkan Hati dan Iman Saat Bagikan Amplop Lebaran, Penghakimannya Mengerikan

Pekanbaru | Rabu, 19 April 2023 | 18:05 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×