5 Wabah Mematikan Pernah Melanda Dunia, Saat Ini Tanda-Tandanya Terjadi Lagi

Suara Pekanbaru | Suara.com

Minggu, 07 Mei 2023 | 12:51 WIB
5 Wabah Mematikan Pernah Melanda Dunia, Saat Ini Tanda-Tandanya Terjadi Lagi
Ilustrasi HIV. Ada banyak peristiwa wabah yang terjadi di masa lalu yang mengancam banyak jiwa.  Inilah 5 wabah paling mematikan dalam sejarah menurut versi Makin Tahu. (Envato Elements)

SUARA PEKANBARU - 5 wabah mematikan pernah melanda dunia, saat ini Tanda-tandanya terjadi lagi.

Ada banyak peristiwa wabah yang terjadi di masa lalu yang mengancam banyak jiwa. 

Inilah 5 wabah paling mematikan dalam sejarah menurut versi Makin Tahu. 

1. Wabah Maut Hitam tahun 1347 

Wabah ini menyebabkan sekitar 50 juta hingga 200 juta populasi manusia di dunia meninggal. 

Bisa dibilang, Maut Hitam merupakan wabah paling mematikan di dunia. Para ilmuwan menganggap wabah ini seperti Covid-19 yang berasal dari Asia. 

Ia bermula dari Hubai pada tahun 1334. Kemudian menyebar hingga ke Eropa melalui jalur dagang yang dilalui oleh orang-orang Mongolia ke Eropa. 

Penyakit ini berasal dari bakteri yang dikandung oleh tikus. Salah satu kota yang paling terdampak oleh wabah ini adalah kapal di Laut Hitam ketika dikepung oleh bangsa Mongol. 

Para tentara Mongol menggunakan jasad prajuritnya yang mati terkena wabah untuk dilemparkan ke dalam kota. 

2. Flu Spanyol tahun 1918 

Flu Spanyol adalah salah satu sejarah wabah yang buruk. Sepertiga populasi bumi terinfeksi  wabah ini yang mengakibatkan sekitar 50 juta orang tewas. 

Para peneliti masih belum dapat menentukan secara tepat mengenai penyebab virus yang bisa mengakibatkan kematian ini. 

Mirip dengan covid-19 saat wabah ini berkembang, masyarakat diperintahkan untuk melakukan karantina, mencuci tangan, dan melakukan jaga jarak. 

Penyakit ini diyakini pertama kali muncul pada tahun 1916 di sebuah rumah sakit tentara Inggris selama Perang Dunia I. 

Influenza yang parah ini dengan mudah menyebar ke parit persembunyian tentara Perang Dunia I yang dingin dan basah, sehingga selanjutnya menjangkau ke seluruh dunia.

3. Wabah HIV AIDS tahun 2005 

Tahun 2005 hingga 2012, menjadi Puncak wabah HIV AIDS. Wabah ini diduga berasal dari Kongo ketika virus ditularkan dari simpanse ke manusia pada 1920. 

Kemudian pada tahun 1981 ditemukan kasus HIV AIDS di Amerika yang diidap oleh pria gay dan pengguna heroin. 

Diperkirakan 36 juta orang telah meninggal karena tanda-tanda penyebab AIDS, yang terparah terjadi di kawasan Amerika. 

Terhitung ada 2,7 juta orang terinfeksi HIV, dan 2 juta orang meninggal akibat AIDS.

4. Wabah justinian tahun 540 

Sama seperti wabah Maut Hitam yang disebabkan oleh bakteri yeresinia pestis, wabah justinian menyebar dan terus muncul dari waktu ke waktu di Asia, Eropa, Afrika, selama bertahun-tahun setelah kemunculannya pada tahun 541. 

Wabah ini diyakini dibawa oleh kapal-kapal dagang yang penuh dengan tikus ketika berlayar ke Mesir. 

Procovius, seorang akademisi dari Yunani di masa itu menulis itu dimulai dari orang-orang Mesir yang tinggal di Pelusium. 

Mereka terbagi-bagi. Sebagian pergi ke Alexandria dan seluruh Mesir. Sementara yang lainnya ke Palestina. 

Dari sanalah wabah tersebut mulai menyebar ke seluruh bumi. Wabah ini dapat ditularkan dari tikus ke manusia melalui gigitan kutunya. 

Sehingga mengakibatkan ruam nanah tumbuh di tubuh, yang umumnya ada di ketiak dan selangkangan, dan menyebabkan demam. 

5. Wabah Antonim tahun 165 

Wabah Antonin diyakini berasal dari Cina. Wabah ini menyebabkan 2000 kematian per hari di Roma. 

Jumlah total kematian diperkirakan mencapai 5 juta jiwa. Gejala dari wabah antonim ini adalah diare, batuk, demam, tenggorokan kering, dan memiliki bintik merah. 

Wabah ini mengakibatkan para tentara yang melakukan perjalanan dari Roma ke Mesopotamia di akhir tahun 1965, mengalami sakit. 

Mereka yang terjangkit memiliki kulit dengan bintik merah dan hitam yang akhirnya menjadi keropeng. 

Wabah pun menyebar ke seluruh kekaisaran Romawi. Para peneliti memperkirakan penyakit ini seperti cacar karena mereka yang telah terjangkit, dan kemudian sembuh memiliki kekebalan tubuh. (*)

Sumber: Alunan Pagi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Catat Janji Dinkes Riau Layani Pemudik Siaga 24 Jam, Kondisi Darurat Dilarang Tolak Pasien dan Minta Uang Dimuka

Catat Janji Dinkes Riau Layani Pemudik Siaga 24 Jam, Kondisi Darurat Dilarang Tolak Pasien dan Minta Uang Dimuka

| Jum'at, 14 April 2023 | 17:07 WIB

Belum Ada Kasus Flu Burung di Kota Pekanbaru, Ini Gejalanya Kata Distankan

Belum Ada Kasus Flu Burung di Kota Pekanbaru, Ini Gejalanya Kata Distankan

| Kamis, 30 Maret 2023 | 13:05 WIB

Waspada! Jangan Sampai Wabah Flu Burung Masuk Kota Pekanbaru

Waspada! Jangan Sampai Wabah Flu Burung Masuk Kota Pekanbaru

| Rabu, 29 Maret 2023 | 13:00 WIB

Terkini

Tetap Keren Saat Hujan! 5 Rekomendasi Sepatu Lokal Anti Basah Harga 500 Ribuan

Tetap Keren Saat Hujan! 5 Rekomendasi Sepatu Lokal Anti Basah Harga 500 Ribuan

Banten | Senin, 25 Mei 2026 | 23:11 WIB

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:14 WIB

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:04 WIB

Negara Tak Boleh Jadi Algojo, Mengapa Menteri Pigai Larang Polisi Tembak Mati Begundal?

Negara Tak Boleh Jadi Algojo, Mengapa Menteri Pigai Larang Polisi Tembak Mati Begundal?

Liks | Senin, 25 Mei 2026 | 22:02 WIB

Sinopsis Husbands in Action: Misi Penyelamatan Mantan Istri yang Penuh Kekacauan

Sinopsis Husbands in Action: Misi Penyelamatan Mantan Istri yang Penuh Kekacauan

Entertainment | Senin, 25 Mei 2026 | 22:00 WIB

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:33 WIB

Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion

Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:31 WIB

Slank Jadi Kejutan Besar di Java Jazz Festival 2026, Tampil Lagi Setelah 17 Tahun

Slank Jadi Kejutan Besar di Java Jazz Festival 2026, Tampil Lagi Setelah 17 Tahun

Entertainment | Senin, 25 Mei 2026 | 21:30 WIB

Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel

Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:29 WIB

Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo

Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:22 WIB