SUARA PEKANBARU - Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll tak memusingkan masalah mati listrik yang terjadi di Stadion Patriot Chandrabhaga.
Insiden tersebut, ketika berlangsungnya laga Persija vs Ratchaburi, Thailand pada Minggu, (25/6/2023) malam WIB.
Kondisi ini terjadi ketika babak pertama baru berlangsung separuh. Stadion yang berlokasi di Bekasi itu gelap gulita selama lebih dari 60 menit.

Sebelum kemudian listrik dapat kembali menyala, dan pertandingan uji coba antara Persija vs Ratchaburi pun bisa dilanjutkan.
Saat mati listrik, pemain Persija dan Ratchaburi tetap berada di lapangan sambil tetap aktif bergerak.
Mereka tidak memasuki ruang ganti atau sekadar duduk di tepi lapangan.
"Hal itu (mati listrik) bisa terjadi di mana saja. Termasuk (di) Eropa," kata Thomas Doll.
Juru taktik asal Jerman itu bersyukur, karena penonton yang hadir tetap sabar menanti pertandingan sampai dilanjutkan.
Bahkan, mereka tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan tim.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Aplikasi Pengatur Keuangan Terbaik Gratis
"Tapi semua menunggu. Termasuk pemain dan penggemar, mau melihat kami bermain melawan Ratchaburi. Suporter sabar menunggu," kata Doll.
Saat sebagian lampu dapat dinyalakan, Ketua Umum The Jakmania, Dicky Soemarno meminta agar penggemar Persija tetap dapat menjaga keamanan, dan kenyamanan di dalam stadion.
Dicky juga mengingatkan, sepanjang Stadion Patriot Chandrabhaga menjadi markas Persija, baru kali ini masalah mati listrik terjadi.
Di samping itu, Direktur Utama Persija, Ambono Janurianto menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak.
Khususnya kepada penonton dan tim Ratchaburi atas insiden tersebut. (*)