SUARA PEKANBARU - Kreator Kecantikan Jemima Livia telah menggunakan produk perawatan khusus untuk meningkatkan keberadaan skin barrier, namun tampaknya hasilnya kurang memuaskan. Jerawat terus muncul dan bruntusan tidak kunjung berhenti.
Dia menjelaskan lebih dalam tentang skin barrier, yakni kunci utama untuk kulit sehat, dan penting untuk merawatnya dengan perawatan yang tepat di rumah.
Meskipun kita sering membahas perawatan kulit dan review produk, apakah kita benar-benar memahami skin barrier?
Apakah kita telah melakukan langkah-langkah kunci lainnya untuk menjaga kesehatan skin barrier?
Kita sering mendengar tentang skin barrier, tetapi apa sebenarnya itu?
Dikutip dari kanal Youtube Jemima Livia pada Jumat, 6 Oktober 2023, secara sederhana, skin barrier atau stratum corneum adalah lapisan terluar dari kulit kita.
Ini bertindak sebagai perisai pelindung pertama yang melawan debu, polusi, dan elemen lainnya.
Untuk perawatan kecantikan, skin barrier terdiri dari keratin dan lipid, yang sebanding dengan semen dan batu bata, membentuk pertahanan kulit kita.
Jika komponennya terganggu atau produksinya terhambat, skin barrier bisa menjadi lemah atau bahkan rusak.
Keratin dan lipid dalam skin barrier juga membantu mengunci kelembaban di kulit kita, mencegah kehilangan air.
Namun, jika komponen ini terganggu, kulit dapat menjadi kering, iritasi, dan rentan terhadap berbagai masalah.
Beberapa kebiasaan sehari-hari dapat merusak skin barrier, seperti mencuci muka secara berlebihan, menggunakan produk yang terlalu keras, paparan sinar UV, dan lainnya.
Apa tanda-tanda skin barrier yang rusak? Jerawat yang persisten, bruntusan, kulit kusam, dan iritasi dapat menjadi indikator.
Untuk memperbaiki skin barrier, ada beberapa langkah sederhana yang dapat diambil.
Pertama, hentikan penggunaan produk perawatan kulit untuk sementara waktu dan fokus pada hidrasi.