SUARA PEKANBARU - Pasca serangan mengejutkan Hamas ke wilayah Israel, Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, memerintahkan pengepungan total terhadap Jalur Gaza.
Pasukan, listrik, makanan, air, dan gas semuanya ditutup, oleh pihak Israel dengan tujuah melemahkan perlawanan Hamas di Jalur Gaza Palestina.
Dengan strategi tersebut apakan pasukan Hamas akan melakukan perlawanan menghadapi blokada total Israel, sekaligus serangan udara dalam operasi bersandi Pedang Besi?
Dikutip dari Kabar Petang tvOne berjudul Israel Kepung Total Jalur Gaza pada Selasa, 10 Oktober 2023, Pakar Militer, Rizal Dharma Putra mengatakan jika kelompok otoritas Palestina sudah memperhitungkan apa yang akan dilakukan Israel.
Hamas kata dia sudah memprediksi jika Israel akan melakukan serangan balik besar-besaran termasuk menutup pasokan air, listrik, dan makanan.
"Ya, saya pikir dari kelompok otoritas palestina, khususnya Hamas, sudah memperkirakan akan terjadi blokade, pemboman besar-besaran. Hari ini juga bukan merupakan satu-satunya hal yang baru saja terjadi," kata Rizal Dharma Putra.
Rizal Dharma Putra meyakini Hamas sudah mengantisipasi, dan itu bisa dilihat dari bagaimana mereka bisa bertahan dan melakukan perlawanan pada Israel.
"Walaupun selama ini terjadi serangan-serangan yang tidak sedahsyat pada saat ini, namun hal ini sudah diantisipasi. Ini dipicu oleh peristiwa perayaan Talmud di Al Aqsa kemarin dan masalah global," ucapnya menjelaskan.
Lebih dari itu, Rizal Dharma Putra melihat jika situasi global sedang tidak baik-baik saja.
"Akhir-akhir ini, Saudi Arabia memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Israel, dan hal ini tidak kondusif bagi kemerdekaan Palestina yang selama ini dikupasi oleh Israel," jelasnya.
Hal sama diungkap Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis, Laksamana Muda TNI (Purn) Soleman B Ponto.
Soleman B Ponto menyebut jika apa yang dilakukan Israel justru akan membuat perlawanan dari masyarakat Gaza pada Hamas.
"Ya, mereka melemahkan, menutupnya supaya masyarakatnya sendiri nanti yang akan menuntut kepada pemerintahnya," kata dia.
"Masyarakat sudah tidak bisa makan, tidak bisa minum, kegelapan. Akhirnya, masyarakat sendiri bertengkar dengan pemerintahnya sendiri," sebutnya.
Bukan hanya sipil, bahkan militer pun akan beraksi pada apa yang sudah dilakukan Israel dengan memblokade kebutuhan dasar mereka.