ponorogo.suara.com – Kasus kekerasan terjadi di Pasuruan Jawa Timur, seorang pelajar dianiaya oleh pemuda lainnya dengan disaksikan dan direkam oleh rekan-rekan pelaku. Peristiwa tersebut diketahui terjadi di Desa Ganjarjo, Kecamatan Prigen, Pasuruan, Jawa Timur.
Dalam rekaman yang diunggah oleh akun Instagram @seputar_pasuruan dan viral di media sosial, terlihat seorang siswa yang akhirnya diketahui berinisial N (15) warga Dusun Brubuh, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan tampak menutupi kepalanya dengan kedua tangan.
Tiba-tiba, seorang pemuda berambut gondrong dan memegang rokok menendang siswa itu dengan brutal. Siswa tersebut kemudian berjalan sambil memegang dada. Ia juga tampak meminta maaf pada pemuda itu.
Dalam rekaman video, pelaku sama sekali tidak mengindahkan korban dan terus menganiayannya dengan cara menendang korban, bahkan dalam satu scene rekaman, pelaku membanting korban dan masih menendangnya.
Unggahan tersebut pun mendapat beragam komentar dari warganet. Tak sedikit yang mengecam aksi pemuda tersebut.
" Untuk adek-adek yang menjadi korban bullying atau kekerasan, AYOK! SPEAK UP, yok! Ada banyak pihak yg dapat membantu” ujar @egadinta.
“Monggopun dipenjara sampek sak tuwek e” Kata @alifiafitri
“Usut tuntas kudu kecekel pelaku ne” kata @sbnindnd
Apara kepolisian sudah mengamankan Keempat pelaku yang berinisial ialah T (warga Desa Pelintahan), D (warga Desa Sukoreno), A (warga Desa Sekarjoho), dan H (warga Desa Lumbang Rejo)
Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Pasuruan Ajun Komisaris Polisi Farouk Ashad Haiti mengatakan bahwa para pelaku tega menganiaya korban karena kesal korban menolak bergabung dengan geng mereka.