Pencurian Kabel di Ponorogo Membuat Listrik PLN Padam, Masyarakat Resah!

Ponorogo

Rabu, 07 Juni 2023 | 17:34 WIB
Pencurian Kabel di Ponorogo Membuat Listrik PLN Padam, Masyarakat Resah!
Pencurian Kabel PLN Ponorogo ((tangkapan layar))

Suara Ponorogo - Dampak pencurian kabel PLN di tiga kecamatan Ponorogo telah menimbulkan gangguan serius dalam pelayanan listrik bagi warga setempat. Selama 10 jam, warga di 3 kecamatan di Bumi Reog mengalami pemadaman listrik yang mengakibatkan ketidaknyamanan dan kerugian yang signifikan. 

Pencurian ini menjadi viral di media sosial setelah masyarakat mengetahui kejadian tersebut.

Kepala Desa Besuki, Budi Sastro, mengungkapkan bahwa di wilayahnya pemadaman listrik dimulai pada pukul 02.00 WIB dan berlangsung hingga siang hari.

Situasi ini mengharuskan kantor desa menggunakan genset sebagai sumber listrik pengganti untuk menjaga kelancaran pelayanan kepada warga.

"Listrik langsung Mati ldari jam 2 sampai jam 12 siang," jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) wilayah Kecamatan Balong, Irham, mengakui adanya pencurian kabel listrik di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sambit, Slahung, dan Balong.

Petugas PLN melakukan pencarian untuk mengidentifikasi penyebab pemadaman listrik tersebut dan akhirnya menemukan beberapa kabel yang hilang.

Irham menduga pelaku pencurian memiliki pengetahuan tentang kelistrikan. "Maling itu memutus kabel yang masih memiliki tekanan atau arus listrik. Kemungkinan pelaku memiliki pengetahuan tentang kelistrikan" tegasnya.

"Laporan masuk dari pelanggan listrik sekitar pukul 05.00 WIB, listriknya padam," tambahnya.

baca juga

Namun, pertanyaan yang muncul adalah bagaimana pelaku bisa memiliki pengetahuan yang cukup tentang kelistrikan sehingga mereka dapat dengan mudah memutus kabel listrik tanpa terkena arus listrik.

Hal ini menunjukkan adanya kelemahan dalam keamanan dan pengawasan sistem kelistrikan di daerah tersebut.

Pencurian trafo dan kabel listrik di Ponorogo ini tidak hanya menyebabkan kerugian materiil, tetapi juga mengganggu kehidupan sehari-hari warga yang bergantung pada listrik untuk berbagai kebutuhan.

Tindakan ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai keamanan infrastruktur listrik di wilayah tersebut, serta efektivitas langkah-langkah yang diambil oleh pihak berwenang untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Dalam rangka melindungi kepentingan masyarakat, diperlukan langkah-langkah yang lebih tegas dalam meningkatkan keamanan sistem kelistrikan di Ponorogo.

Pihak PLN dan pemerintah setempat harus bekerja sama untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku serta melakukan perbaikan infrastruktur dan peningkatan pengawasan yang diperlukan guna mencegah terjadinya pencurian trafo dan kabel listrik di masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Syamsuar Dukung Pembangunan PLTS 1.000 Megawatt-CCGT 500 Megawatt di Bengkalis

Syamsuar Dukung Pembangunan PLTS 1.000 Megawatt-CCGT 500 Megawatt di Bengkalis

Riau | Selasa, 06 Juni 2023 | 20:51 WIB

Ponorogo Gagal Masuk Jejaring UCCN, Kemenparekraf Usulkan 2 Kota Besar

Ponorogo Gagal Masuk Jejaring UCCN, Kemenparekraf Usulkan 2 Kota Besar

Ponorogo | Selasa, 06 Juni 2023 | 18:40 WIB

Serangan Peretas Sasar Bupati Ponorogo: Nomor WhatsApp Sugiri Sancoko Diretas!

Serangan Peretas Sasar Bupati Ponorogo: Nomor WhatsApp Sugiri Sancoko Diretas!

Ponorogo | Selasa, 06 Juni 2023 | 17:58 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×