Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Ponorogo: Tren Peningkatan Pesat Setiap Tahun!

Ponorogo | Suara.com

Rabu, 26 Juli 2023 | 15:25 WIB
Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Ponorogo: Tren Peningkatan Pesat Setiap Tahun!
Kepala Kemenag Ponorogo M. Nurul Huda ((ponorogo.suara.com/dedy.s))

SUARA PONOROGO - Setiap tahunnya, jumlah anak yang bersekolah di lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo terus mengalami peningkatan yang menggembirakan. Namun, yang paling mencolok adalah pertumbuhan pesat lembaga pendidikan di jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Bahkan, Madrasah Ibtidaiyah (MI) negeri pada tahun ini berhasil mencatat prestasi luar biasa dengan berhasil mengisi semua kuota penerimaan peserta didik baru (PPDB).

"Sungguh membanggakan! PPDB tahun ini berjalan lancar berkat keputusan bijaksana dari Direktur Jenderal Pendidikan Islam nomor 181 tahun 2023." ujar M. Nurul Huda, Kepala Kantor Kemenag Ponorogo, saat bincang santai pada Rabu (26/7/2023).

Meskipun data terperinci mengenai kenaikan jumlah siswa di setiap Madrasah Ibtidaiyah belum dirilis oleh Kantor Kemenag Ponorogo, tetapi informasi keseluruhan dari beberapa tahun terakhir sudah dipublikasikan.

Berdasarkan data dari pusat data EMIS, jumlah siswa di Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Ponorogo pada tahun ajaran 2020/2021 mencapai 16.768 siswa. Kemudian, pada tahun ajaran 2021/2022 meningkat menjadi 18.966 siswa, dan pada tahun ajaran 2022/2023 melonjak tajam menjadi 22.647 siswa.

"Tren peningkatan pendaftaran beberapa tahun terakhir membuktikan betapa diminatinya pendidikan di MI," paparnya yang tampak bersemangat.

Menurut analisis Huda, kecenderungan masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di Madrasah Ibtidaiyah terutama karena madrasah menyediakan seluruh pelajaran yang ada di sekolah, namun juga menawarkan mata pelajaran eksklusif yang tidak ditemukan di sekolah konvensional.

"Hal yang menarik untuk dicatat adalah semua pelajaran yang ada di sekolah juga diajarkan di madrasah, namun di samping itu, ada pelajaran eksklusif yang hanya bisa diperoleh di madrasah. Inilah keunikan dan perbedaan yang memikat hati para orang tua dalam memilih pendidikan bagi anak-anak mereka," ungkap Huda dengan tulus.

Huda menambahkan bahwa meskipun kepercayaan masyarakat terhadap madrasah semakin tinggi, namun tidak semua calon siswa dapat diterima karena keterbatasan kuota. Beberapa di antaranya diarahkan untuk belajar di sekolah lain. Oleh karena itu, pihaknya terus berupaya meningkatkan kapasitas gedung madrasah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Breaking News! Surat Viral Siswi Bantar Gebang kepada Jokowi: Ribuan Mimpi Pelajar Tertimbun Sampah

Breaking News! Surat Viral Siswi Bantar Gebang kepada Jokowi: Ribuan Mimpi Pelajar Tertimbun Sampah

Bekaci | Rabu, 26 Juli 2023 | 14:46 WIB

Ironi Sekolah di Indonesia: Pendidikan Gratis tapi Biaya Seragamnya Mahal

Ironi Sekolah di Indonesia: Pendidikan Gratis tapi Biaya Seragamnya Mahal

News | Rabu, 26 Juli 2023 | 14:18 WIB

4 Cara Siapkan Tabungan Pendidikan Anak, Apa Saja yang Harus Dipertimbangkan?

4 Cara Siapkan Tabungan Pendidikan Anak, Apa Saja yang Harus Dipertimbangkan?

Jogja | Rabu, 26 Juli 2023 | 09:56 WIB

Terkini

Hujan di Parangtritis: Ketika Perjalanan Tak Sesuai Rencana Justru Memberi Cerita

Hujan di Parangtritis: Ketika Perjalanan Tak Sesuai Rencana Justru Memberi Cerita

Your Say | Sabtu, 18 April 2026 | 06:05 WIB

Beradu Akting dengan Lulu Tobing, Shofia Shireen Akui Sempat Gemetar di Lokasi Syuting

Beradu Akting dengan Lulu Tobing, Shofia Shireen Akui Sempat Gemetar di Lokasi Syuting

Entertainment | Sabtu, 18 April 2026 | 06:05 WIB

Karakter JUMBO Hidupkan Suasana Kampung Seruni di Cibubur dan Prigen

Karakter JUMBO Hidupkan Suasana Kampung Seruni di Cibubur dan Prigen

Entertainment | Sabtu, 18 April 2026 | 05:55 WIB

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

Jangan Asal Nyaman, Ini 7 Sepatu Lari yang Direkomendasikan untuk Cegah Cedera

Jangan Asal Nyaman, Ini 7 Sepatu Lari yang Direkomendasikan untuk Cegah Cedera

Jakarta | Jum'at, 17 April 2026 | 23:51 WIB

Tabungan Pesirah BSB: Ketika Nilai Simpanan Bertemu Peluang Raih Mobil dan Kemudahan Transaksi

Tabungan Pesirah BSB: Ketika Nilai Simpanan Bertemu Peluang Raih Mobil dan Kemudahan Transaksi

Sumsel | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya

Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya

Kalbar | Jum'at, 17 April 2026 | 23:05 WIB

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!

Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 23:01 WIB