Desa Karangpatihan Ponorogo: Warga "Kampung Idiot" Diberdayakan Menuju Kemandirian

Ponorogo

Kamis, 10 Agustus 2023 | 20:31 WIB
Desa Karangpatihan Ponorogo: Warga "Kampung Idiot" Diberdayakan Menuju Kemandirian
salah satu rumah warga yang mengalami disabilitas intelektual (ponorogo.suara.com/dedy.s)

SUARA PONOROGO - Desa Karangpatihan, yang terletak 20 kilometer dari pusat Kabupaten Ponorogo, telah mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. 

Dikenal sebagai 'kampung idiot' karena tingginya jumlah penduduk dengan disabilitas intelektual atau tunagrahita, desa ini kini menjadi contoh inspiratif tentang pemberdayaan dan perubahan positif.

Desa yang sebagian besar berada di daerah pegunungan tandus ini menghadapi tantangan geografis yang membuat pertanian menjadi sulit dan ketersediaan gizi terbatas. Hal ini dipercaya menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatnya angka disabilitas intelektual di desa ini.

Kepala Desa Karangpatihan, Eko Mulyadi, menjelaskan bahwa untuk merancang program pemberdayaan bagi warga disabilitas intelektual di desa ini, tidak hanya butuh waktu tetapi juga kesabaran

"Kami ingin memberikan keterampilan kepada mereka agar bisa menghasilkan pendapatan sendiri dan hidup mandiri," ujar Eko dengan penuh semangat.

Program ini mencakup beberapa tahap pemberdayaan. Pertama-tama, warga diajarkan untuk membuat kerajinan tangan seperti keset dan batik ciprat sebagai sumber pendapatan harian. 

Selanjutnya, mereka diajarkan untuk beternak ayam kampung guna mendapatkan pendapatan bulanan. Eko juga membantu warga dalam beternak ikan lele untuk pendapatan triwulan, serta memberikan sejumlah ekor kambing untuk pendapatan tahunan.

Inisiatif ini terbukti berhasil, meski tidak tanpa tantangan. Eko harus mengatasi hambatan komunikasi karena mayoritas warga disabilitas intelektual di desa ini memiliki keterbatasan dalam bicara dan pendengaran. 

Namun, dengan ketekunan dan bahasa isyarat, Eko berhasil membangun komunikasi yang efektif.

baca juga

Peningkatan pendapatan dan kemandirian yang diberikan oleh program ini telah memberikan dampak positif yang luar biasa. 

Banyak dari mereka yang dulunya bergantung pada belas kasihan orang lain, kini mampu menyekolahkan anak-anak mereka dan hidup mandiri. 

Angka kelahiran disabilitas intelektual di desa ini telah berhasil dikurangi hingga nol sejak tahun 2013.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perguruan Pencak Silat Ponorogo Sukarela Bongkar Tugu demi Kondusifitas

Perguruan Pencak Silat Ponorogo Sukarela Bongkar Tugu demi Kondusifitas

Ponorogo | Kamis, 10 Agustus 2023 | 19:26 WIB

Mobil Ditarik Leasing, Warga Ponorogo Lapor Polisi

Mobil Ditarik Leasing, Warga Ponorogo Lapor Polisi

Ponorogo | Kamis, 10 Agustus 2023 | 13:59 WIB

Ricuh Konser Musik Gilga di Alun-Alun Ponorogo: Petugas Semprot Penonton Dengan Air Saat Hendak Pulang!

Ricuh Konser Musik Gilga di Alun-Alun Ponorogo: Petugas Semprot Penonton Dengan Air Saat Hendak Pulang!

Ponorogo | Kamis, 10 Agustus 2023 | 13:00 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×