Perjuangan Warga Ponorogo di Perkampungan Terpencil Demi Cahaya Terang

Ponorogo | Suara.com

Sabtu, 12 Agustus 2023 | 08:26 WIB
Perjuangan Warga Ponorogo di Perkampungan Terpencil Demi Cahaya Terang
Rumah warga tanpa listrik di Dusun Dukuh (ponorogo.suara.com/dedy.s)

SUARA PONOROGO - Di tengah hutan yang menjadi milik Perhutani, terdapat sebuah perkampungan terpencil yang menjadi tempat tinggal bagi warga Ponorogo. Kampung ini masuk Dusun Dukuh, Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung.

Dalam kondisi bangunan yang seadanya, Marni, salah satu warga di sana, memilih untuk hidup dalam bangunan sederhana tanpa aliran listrik yang layak akibat dari keterbatasan ekonomi yang dihadapinya.

Marni, seorang ibu rumah tangga, menjalani hari-harinya dengan penerangan yang terbatas. 

Untuk mendapatkan aliran listrik, dia memasang panel surya dengan kapasitas yang sangat kecil, cukup hanya untuk dua lampu demi menerangi ruang keluarga dan kamar yang ditempati oleh dirinya, suami, dan anak-anaknya. 

Namun, lampu yang dipasang tersebut bahkan tidak mampu bertahan lebih dari 6 jam setiap malam.

"Listrik tidak bisa kami manfaatkan secara normal karena keterbatasan finansial. Oleh karena itu, kami memanfaatkan tenaga surya dengan daya yang rendah, yang hanya mampu menyala selama kurang dari 5 jam. Jika kami menyalaikannya tengah malam, lampu-lampu tersebut sudah mati sebelum pagi tiba," ungkap Marni dengan nada penuh keterbatasan.

Marni merasa terpaksa menggunakan tenaga surya karena tidak mampu mengatasi biaya yang mahal untuk mendapatkan aliran listrik yang berasal dari jaringan PLN. 

Suaminya hanya bekerja sebagai buruh di sebuah bengkel di kota kecamatan Ponorogo. Marni menuturkan, 

"Kami sudah tinggal di sini selama 4 tahun, asli dari daerah Slahung. Kami memilih untuk tinggal di sini karena tidak memiliki lahan sendiri, dan kami mendapatkan izin dari Perhutani untuk tinggal di sini. Suami saya bekerja di bengkel, meskipun hanya sekali setahun dia membantu Perhutani dalam memanen kayu putih."

Ternyata, kondisi Marni yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan aliran listrik bukanlah satu-satunya. 

Ketua RT 04 Lingkungan Magersari, Nurhadi, menjelaskan bahwa listrik dari PLN belum sampai ke perkampungan tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan penerangan dan kebutuhan lainnya yang memerlukan listrik, warga dengan ikhlas membawa aliran listrik dari tepi jalan raya Ponorogo – Pulung. 

Proses ini memerlukan pemasangan kabel secara mandiri dengan panjang mencapai 1,5 kilometer.

Nurhadi menjelaskan, "Di dekat pabrik kayu putih, terdapat dua speedometer listrik. Warga lingkungan Magersari menggunakan sumber listrik tersebut untuk menerangi lingkungan kami. Kami bekerja sama dalam membeli kabel sepanjang 1,5 kilometer agar listrik bisa hadir di sini."

Meski demikian, distribusi listrik dari tepi jalan raya Ponorogo – Pulung belum merata untuk 17 rumah tangga yang mendiami lingkungan Magersari. 

Beberapa rumah warga masih mengandalkan lampu tenaga surya untuk penerangan di malam hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hutan Lindung Belasan Hektar Terbakar Hebat di Ponorogo Mengancam Sumber Air

Hutan Lindung Belasan Hektar Terbakar Hebat di Ponorogo Mengancam Sumber Air

| Sabtu, 12 Agustus 2023 | 07:56 WIB

Sinyal Golkar Bergabung dalam Koalisi Prabowo untuk Pilpres 2024: Respon Mengejutkan Ketua DPD Jatim!

Sinyal Golkar Bergabung dalam Koalisi Prabowo untuk Pilpres 2024: Respon Mengejutkan Ketua DPD Jatim!

| Jum'at, 11 Agustus 2023 | 19:24 WIB

Sarmuji Menguat: Calon Gubernur Jatim Semakin Mengerucut Menurut Survei

Sarmuji Menguat: Calon Gubernur Jatim Semakin Mengerucut Menurut Survei

| Jum'at, 11 Agustus 2023 | 18:04 WIB

Terkini

Wali Kota Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tunda Redistribusi BPJS 49 Ribu Warga

Wali Kota Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tunda Redistribusi BPJS 49 Ribu Warga

Kaltim | Kamis, 16 April 2026 | 18:36 WIB

Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir

Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:35 WIB

Uang Rakyat Kembali! Kejati Lampung Sita Rp7,8 Miliar dari Koruptor Tol Terpeka

Uang Rakyat Kembali! Kejati Lampung Sita Rp7,8 Miliar dari Koruptor Tol Terpeka

Lampung | Kamis, 16 April 2026 | 18:35 WIB

Ribuan Merek Tekstil Global Ramaikan Indo Intertex 2026 di JIExpo Kemayoran

Ribuan Merek Tekstil Global Ramaikan Indo Intertex 2026 di JIExpo Kemayoran

Foto | Kamis, 16 April 2026 | 18:32 WIB

Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno

Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:31 WIB

BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil

BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:30 WIB

Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS

Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:30 WIB

Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah

Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah

Entertainment | Kamis, 16 April 2026 | 18:26 WIB

Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar

Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:26 WIB

Luka yang Tidak Selesai: Membaca Trauma Han Seol-ah dalam Sirens Kiss

Luka yang Tidak Selesai: Membaca Trauma Han Seol-ah dalam Sirens Kiss

Your Say | Kamis, 16 April 2026 | 18:25 WIB