Rutan Kelas II B Ponorogo: Memori Pedang-Pedang Bersejarah yang Misterius

Ponorogo | Suara.com

Minggu, 10 September 2023 | 12:11 WIB
Rutan Kelas II B Ponorogo: Memori Pedang-Pedang Bersejarah yang Misterius
Agus Yanto, Kepala Rutan Kelas II B Ponorogo (ponorogo.suara.com/dedy.s)

SUARA PONOROGO - Rutan Kelas II B Ponorogo, sejak dulu dikenal sebagai saksi bisu sejarah Indonesia. Tempat ini bukan hanya pernah menjadi penjara bagi tokoh sejarah seperti Tan Malaka pada tahun 1947, tetapi juga menjadi saksi dari masa penjajahan Belanda yang kelam. 

Namun, cerita yang mungkin paling menarik adalah koleksi pedang-pedang bersejarah yang tersembunyi di dalamnya.

Menginjakkan kaki ke ruang tamu Rutan Kelas II B Ponorogo, seakan-akan kita melakukan perjalanan melintasi lorong waktu.

Di etalase yang terpajang di ruangan tersebut, terdapat enam bilah pedang kuno yang dianggap sebagai peninggalan kolonial Belanda. Keberadaan mereka mengundang perasaan misteri dan kagum.

Menurut Kepala Rutan Kelas II B Ponorogo, Agus Yanto, pedang-pedang ini awalnya tersembunyi rapat di gudang rutan. 

Karutan asli putra daerah tersebut juga menjelaskan, bahwa dirinya tidak tahu pasti sejak kapan pedang-pedang ini berada di sana. Selama ini, Sipir maupun narapidana yang tinggal di rutan tidak berani menyentuhnya.

ia menduga pedang-pedang ini terasa memancarkan aura mistis yang menakutkan.

Namun, tengah tahun lalu, Agus Yanto memutuskan untuk membuka gudang tersebut. Dia menemukan lebih dari 120 bilah pedang dan ujung tombak yang perlu direstorasi agar tetap terawat. 

Dari sekian banyaknya, enam pedang dipilih dan dipajang di etalase karena dianggap istimewa. Sementara sisanya dirawat dan disimpan dengan hati-hati.

Menurutnya, ke enam pedang yang dipajang di etalase diyakini milik pejabat-pejabat zaman penjajahan Belanda. 

Keyakinan ini didasarkan pada motif dan model sarung pedang yang mirip dengan senjata yang terukir di relief tugu bersejarah, seperti di Monumen Kresek, Madiun. 

"Kami menduga bahwa pedang-pedang ini pernah digunakan oleh pejabat kolonial Belanda," ujar Agus Yanto

Selain itu, ratusan pedang lainnya yang disimpan dengan rapi di gudang diduga berasal dari masa PKI pada tahun 1948. 

Menurut Agus, hal ini dapat dilihat dari tanda tindik yang ada pada beberapa pedang.

Tindik-tindik ini diyakini melambangkan jumlah kepala yang pernah dipenggal. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Beras Melambung di Ponorogo, Pedagang Kuliner Terpaksa Mencari Solusi

Harga Beras Melambung di Ponorogo, Pedagang Kuliner Terpaksa Mencari Solusi

| Minggu, 10 September 2023 | 11:52 WIB

Breaking News: Penangkapan Pelaku Pencurian Motor dan Penadah di Ponorogo

Breaking News: Penangkapan Pelaku Pencurian Motor dan Penadah di Ponorogo

| Sabtu, 09 September 2023 | 16:55 WIB

Kejaksaan Negeri Ponorogo Mengeledah Kantor Desa Sawoo dalam Kasus Dugaan Pungli Surat Segel Tanah

Kejaksaan Negeri Ponorogo Mengeledah Kantor Desa Sawoo dalam Kasus Dugaan Pungli Surat Segel Tanah

| Jum'at, 08 September 2023 | 14:34 WIB

Terkini

Argentina Kuasai Piala Dunia 2026 dari Pinggir Lapangan, Kirim 6 Pelatih Sekaligus

Argentina Kuasai Piala Dunia 2026 dari Pinggir Lapangan, Kirim 6 Pelatih Sekaligus

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:35 WIB

Mengapa Kecelakaan Kereta Masih Terjadi di Era Modern? Ini Alasan di Balik Tragedinya

Mengapa Kecelakaan Kereta Masih Terjadi di Era Modern? Ini Alasan di Balik Tragedinya

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:29 WIB

Novita Wijayanti Datangi Gudang Bulog Cilacap, Kawal Harga Gabah Petani dan Stok Beras

Novita Wijayanti Datangi Gudang Bulog Cilacap, Kawal Harga Gabah Petani dan Stok Beras

Jawa Tengah | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:29 WIB

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:26 WIB

Promo Skincare di Indomaret: Toner Jadi Rp6 Ribuan, Cuma Berlaku Sampai 13 Mei!

Promo Skincare di Indomaret: Toner Jadi Rp6 Ribuan, Cuma Berlaku Sampai 13 Mei!

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:26 WIB

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

Usai Timnas Indonesia U-17 Tundukkan China, Kurniawan Akui Tahu Cara Kalahkan Qatar

Usai Timnas Indonesia U-17 Tundukkan China, Kurniawan Akui Tahu Cara Kalahkan Qatar

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:21 WIB

Longsor Landa Sungai Landia Agam, Satu Warga Meninggal, Enam Luka-Luka

Longsor Landa Sungai Landia Agam, Satu Warga Meninggal, Enam Luka-Luka

Sumbar | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:21 WIB

5 Primer Makeup untuk Pemula, Bisa Kamu Dapatkan di Bawah Rp50 Ribu!

5 Primer Makeup untuk Pemula, Bisa Kamu Dapatkan di Bawah Rp50 Ribu!

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:20 WIB

Ditolak Masuk Kanada, Iran Ancam Boikot Piala Dunia 2026 Jika FIFA Tak Beri Garansi Keamanan

Ditolak Masuk Kanada, Iran Ancam Boikot Piala Dunia 2026 Jika FIFA Tak Beri Garansi Keamanan

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:19 WIB