Krisis Air Bersih Mengancam Ponorogo, Jawa Timur Akibat Kemarau

Ponorogo | Suara.com

Kamis, 21 September 2023 | 23:45 WIB
Krisis Air Bersih Mengancam Ponorogo, Jawa Timur Akibat Kemarau
BPBD droping aiar bersih warga terdam[ak kekeringan

SUARA PONOROGO - Kemarau panjang yang melanda sejumlah daerah di Ponorogo, Jawa Timur, telah menimbulkan ancaman serius terhadap pasokan air bersih.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat bahwa 40 dusun tersebar di 18 kecamatan berisiko mengalami krisis air bersih jika hujan tidak kunjung turun hingga Oktober mendatang.

Krisis air bersih yang melanda sebagian wilayah Ponorogo telah mendorong BPBD Ponorogo untuk mengambil langkah cepat dalam menyediakan bantuan air bersih di daerah-daerah rawan.

Salah satu lokasi yang mendapat perhatian khusus adalah Dusun Sukun Basecamp, Desa Sidoarjo, Kecamatan Pulung, Ponorogo.

Namun, mencapai dusun ini bukanlah tugas yang mudah. Truk tangki dengan kapasitas 6.000 liter air bersih harus melalui jalan-jalan terjal yang penuh bebatuan dan perbukitan.

Langkah ini diambil karena sejak Juni lalu, sekitar 41 warga atau sekitar 17 kepala keluarga sudah menghadapi krisis air bersih. Sumur resapan yang biasanya mereka andalkan kini telah mengering, memaksa warga untuk membeli air isi ulang seharga Rp7.000 untuk satu galon, yang digunakan untuk kebutuhan minum dan memasak.

Sementara untuk kebutuhan mandi dan mencuci, warga harus menempuh perjalanan sekitar 3 km untuk mencari sumber mata air.

Ketua RT 04, Nur Hadi Wibowo, mengungkapkan situasi sulit yang dihadapi mereka, "Kita mengalami krisis air bersih sejak sekitar bulan Juni. Akhir-akhir ini, kita sudah mulai kekurangan air bersih karena sumur-sumur sudah mulai mengering. Kita hanya mengandalkan air dari aliran sungai saja, seperti irigasi."terangnya

Data dari BPBD Ponorogo menunjukkan bahwa saat ini sudah ada tiga kecamatan yang telah mengajukan permohonan dropping air bersih, yaitu Kecamatan Pulung, Kecamatan Slahung, dan Kecamatan Balong.

Bahkan, BPBD memprediksi bahwa jika kemarau berlanjut hingga Oktober mendatang, setidaknya ada 40 dusun tersebar di 18 kecamatan yang akan mengalami krisis air bersih.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, menjelaskan, "Potensi [krisis air] bisa bertambah, karena ada sekitar 41 titik rawan yang kita identifikasi" terangnya

BPBD Ponorogo tidak hanya melakukan dropping air bersih dengan dua truk tangki, tetapi juga merencanakan kajian untuk mengantisipasi terjadinya krisis air bersih setiap musim kemarau.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat Ponorogo menghadapi tantangan yang dihadapi akibat kemarau panjang yang mengancam pasokan air bersih.
Bagian Atas Formulir
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Perhubungan Nasional 2023: Dishub Ponorogo Diminta Berantas Biang Kerok Jalan Rusak!

Hari Perhubungan Nasional 2023: Dishub Ponorogo Diminta Berantas Biang Kerok Jalan Rusak!

| Rabu, 20 September 2023 | 18:57 WIB

Kekeringan Makin Parah, Video Warga Blora Antri di Mata Air Bikin Prihatin

Kekeringan Makin Parah, Video Warga Blora Antri di Mata Air Bikin Prihatin

Jawa Tengah | Rabu, 20 September 2023 | 18:44 WIB

Ditjen PSP Turunkan Tim ke Lombok Barat Usai 491 Ha Alami Kekeringan

Ditjen PSP Turunkan Tim ke Lombok Barat Usai 491 Ha Alami Kekeringan

Bisnis | Rabu, 20 September 2023 | 17:45 WIB

Terkini

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

Mantan Direktur FBI Robert Mueller Tutup Usia, Donald Trump: Saya Senang Dia Mati!

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:49 WIB

Pria Punya Hak untuk Menangis: Belajar Mengolah Duka dari Mencuci Piring

Pria Punya Hak untuk Menangis: Belajar Mengolah Duka dari Mencuci Piring

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:49 WIB

RM BTS Sampaikan Terima Kasih dan Permintaan Maaf usai Konser ARIRANG

RM BTS Sampaikan Terima Kasih dan Permintaan Maaf usai Konser ARIRANG

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:45 WIB

5 Rekomendasi Tablet Rp2 Jutaan 2026 yang Cocok untuk Multitasking

5 Rekomendasi Tablet Rp2 Jutaan 2026 yang Cocok untuk Multitasking

Tekno | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:35 WIB

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:35 WIB

Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes

Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:30 WIB

Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!

Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:22 WIB

Teh Novi Curhat Alami Rambut Rontok Parah Pasca Operasi Bariatrik, Ini Sebabnya!

Teh Novi Curhat Alami Rambut Rontok Parah Pasca Operasi Bariatrik, Ini Sebabnya!

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:20 WIB

Novel Orang-Orang Proyek: Menguak Sisi Gelap Pembangunan Jembatan

Novel Orang-Orang Proyek: Menguak Sisi Gelap Pembangunan Jembatan

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:20 WIB

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:18 WIB