"Perjuangan kami belum berakhir," kata pemimpin gerakan protes dari kelompok mahasiswa, Lahiru Weerasekara, seperti dikutip AFP. "Kami tidak akan menyerah perjuangan ini sampai Presiden Rajapaksa benar-benar pergi," katanya.
Para pemimpin politik Sri Lanka, hari Minggu kemarin, mengadakan pertemuan untuk membahas transisi kekuasaan yang mulus. Mahinda Yapa Abeywardena, ketua Parlemen Sri Lanka, berkata bahwa pemerintahan koalisi lintas partai yang baru harus dibentuk dalam seminggu jika presiden mengundurkan diri.
Saat laporan ini disusun, Rajapaksa belum mengeluarkan pernyataan kepada publik.