Bahaya Negatif Untuk Kesehatan Apabila Sering Konsumsi Mi Instan

Poptren | Suara.com

Minggu, 17 Juli 2022 | 16:15 WIB
Bahaya Negatif Untuk Kesehatan Apabila Sering Konsumsi Mi Instan
suara.com

Poptren.suara.com - Mi instan adalah salah satu makanan favorit bagi masyarakat Indonesia. Dengan harga yang murah dan praktis cara membuatnya, menjadikan banyak orang semakin menyukai makanan instan ini. Kini mi instan telah tersedia dengan banyak varian rasa sehingga membuat penikmatnya tidak bosan untuk mencicipinya.

Mi instan seringkali menjadi pilihan bagi mereka yang tidak sempat untuk memasak. Juga menjadi pilihan terakhir bagi anak kos di akhir bulan jika uangnya sudah menipis. Ada juga yang mengatakan makan mi instan akan terasa nikmat jika cuaca sedang hujan dan dingin.

Dibalik rasanya yang nikmat terdapat sebuah fakta bahwa makanan mi instan memiliki kandungan gizi yang sedikit dan bahkan tidak baik untuk kesehatan.

Mi instan memiliki kandungan karbohidrat dan garam yang tinggi, namun rendah protein, vitamin, dan mineral. Karena kandungan karbohidratnya yang tinggi membuat mi instan ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara berlebihan.

Dikutip dari Yoursay.id, yang merangkum dari Hellosehat dan Alodokter, ada beberapa dampak negatif apabila sering konsumsi mi instan, yaitu :

1. Sindrom metabolik

Sindrom metabolik adalah kondisi yang dapat meningkatkan risiko penyakit berbahaya pada seseorang seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Korea Selatan yang melibatkan 3.000 mahasiswa dengan rentang usia 18 - 29 tahun, menunjukkan bahwa mahasiswa yang mengonsumsi mi instan sebanyak 3 kali atau lebih dalam seminggu mengalami kenaikan pada tekanan darah dan glukosa dalam darah. Sedangkan mahasiswa yang hanya memakan mi instan 1 kali dalam sebulan menunjukkan tekanan dan gula darah yang normal.

2. Gangguan pencernaan

Kandungan serat yang rendah dan terdapat tambahan bahan pengawet tertiary-butyl hydroquinone (TBHQ) yang merupakan bahan dasar minyak yang terkandung dalam produk pestisida sehingga perlu waktu yang lama bagi tubuh untuk mencerna bahan pengawet tersebut sehingga tidak menutup kemungkinan tubuh akan terpapar zat berbahaya tersebut.

3. Obesitas

Seperti yang disebutkan sebelumnya, mi instan memiliki kandungan kabohidrat yang tinggi. Dengan kata lain memiliki kalori yang tinggi juga. Dalam satu bungkus mi instan bisa mengandung 14 gram lemak jenuh dan kandungan tersebut sudah memenuhi 40 persen dari kebutuhan gizi harian.

Memang memakan mi instan akan terasa kenyang, sayangnya nilai gizi di dalamnya belum cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi harianmu. Jadi, sudah mengerti bukan mengapa kamu tidak boleh memakan mi instan dengan nasi.

4. Gangguan ginjal

Mi instan memiliki kandungan garam yang tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan akan mengganggu fungsi dan kerja dari organ ginjal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Bahaya Residu Pestisida, Penyebab Mie Instan Indonesia Ditolak di Taiwan

Mengenal Bahaya Residu Pestisida, Penyebab Mie Instan Indonesia Ditolak di Taiwan

| Kamis, 14 Juli 2022 | 18:00 WIB

Terkini

BRI Kembali Dipercaya Sediakan SAR untuk Jemaah, Pastikan Kebutuhan Haji 2026 Terpenuhi

BRI Kembali Dipercaya Sediakan SAR untuk Jemaah, Pastikan Kebutuhan Haji 2026 Terpenuhi

Sumsel | Jum'at, 10 April 2026 | 12:42 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Turun Tajam, Bawang dan Beras Naik

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Turun Tajam, Bawang dan Beras Naik

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 12:42 WIB

Masjid Al Aqsa Kembali Dibuka Setelah 40 Hari Ditutup Israel

Masjid Al Aqsa Kembali Dibuka Setelah 40 Hari Ditutup Israel

Sumut | Jum'at, 10 April 2026 | 12:41 WIB

Polisi Sebut WFH ASN Bikin Jalanan Jakarta Lebih Lengang Hari Ini

Polisi Sebut WFH ASN Bikin Jalanan Jakarta Lebih Lengang Hari Ini

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:39 WIB

Kelancaran Haji 2026 Didukung BRI, Distribusi Living Cost SAR Menjangkau 152,49 Juta

Kelancaran Haji 2026 Didukung BRI, Distribusi Living Cost SAR Menjangkau 152,49 Juta

Lampung | Jum'at, 10 April 2026 | 12:38 WIB

Kurniawan Berikan Update Terkini Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026

Kurniawan Berikan Update Terkini Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026

Bola | Jum'at, 10 April 2026 | 12:37 WIB

Sadis! Fakta Remaja Bakar Temannya di Pesta Ulang Tahun di Banyumas, Karena Pengaruh Miras?

Sadis! Fakta Remaja Bakar Temannya di Pesta Ulang Tahun di Banyumas, Karena Pengaruh Miras?

Jawa Tengah | Jum'at, 10 April 2026 | 12:36 WIB

Honda BeAT Mendadak Boros Bensin, Kenali 5 Penyebabnya

Honda BeAT Mendadak Boros Bensin, Kenali 5 Penyebabnya

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 12:35 WIB

Cari HP Buat Eyang? Ini 7 Pilihan HP dengan Speaker Nyaring Biar Gak Perlu Teriak-Teriak

Cari HP Buat Eyang? Ini 7 Pilihan HP dengan Speaker Nyaring Biar Gak Perlu Teriak-Teriak

Your Say | Jum'at, 10 April 2026 | 12:34 WIB

BRI Perkuat Layanan Haji 2026 dengan Penyediaan Living Cost SAR untuk Ratusan Ribu Jemaah

BRI Perkuat Layanan Haji 2026 dengan Penyediaan Living Cost SAR untuk Ratusan Ribu Jemaah

Jabar | Jum'at, 10 April 2026 | 12:34 WIB