Alasan Porsi Nasi Padang Lebih Banyak Apabila Tidak Makan Di Tempat Daripada Makan Di Tempat

Poptren

Sabtu, 23 Juli 2022 | 13:15 WIB
Alasan Porsi Nasi Padang Lebih Banyak Apabila Tidak Makan Di Tempat Daripada Makan Di Tempat
Ilustrasi nasi padang. (Instagram/ surabayafoodies) (suara.com)

Poptren.suara.com - Mencari rumah makan Padang di berbagai kota di Indonesia relatif mudah. Hampir semua kota terdapat rumah makan Padang.

Hal ini juga yang menyebabkan jutaan orang Indonesia kecil kemungkinan tidak pernah mencicipi nasi Padang, salah satu makanan terlezat di dunia ini. Baik itu nasi Padang 'abal-abal' maupun nasi Padang dengan cita rasa original.

Kenyataan di lapangan tak bisa disangkal, rumah makan Padang KW lebih banyak bertebaran, sebab memasak nasi Padang asli bukan perkara sepele.

Ada satu benang merah yang cukup sering kita temukan hampir di semua warung nasi Padang, yakni porsi nasi Padang yang banyak ketika dibungkus.

Mengutip GuideKu.com, penyebab porsi nasi Padang begitu banyak ketika dibungkus berkaitan erat dengan sejarah khusus yang melatari hal tersebut.

Dikutip dari berbagai sumber, rumah makan Padang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda, saat itu disebut sebagai Ampera, singkatan dari Amanat Penderitaan Rakyat.

Karena terkenal dengan cita rasanya nan lezat, konon kala itu rumah makan ampera selalu dipenuhi kaum Belanda yang makan langsung di tempat. Meski harga nasi Padang saat itu relatif murah, keberadaan kaum Belanda membuat banyak masyarakat pribumi enggan makan dan berbaur di warung makan ampera.

Maka dari itu banyak masyarakat pribumi yang memilih membungkus nasi Padang agar dapat disantap di rumah. Mengetahui hal ini, terbesit solidaritas para saudagar rumah makan Ampera, nasi yang dibungkus untuk sesama orang Indonesia porsinya dilebihkan, sebab tahu keadaan saat itu sama sulitnya.

Dengan porsi nasi yang dilebihkan, para saudagar rumah makan berharap nasi Padang porsi jumbo tersebut dapat disantap satu saudara se Tanah Air bersama keluarga mereka.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dibelikan Nasi Padang saat Diet, Wanita Ini Temukan Cara Menikmatinya agar Tetap Rendah Kalori

Dibelikan Nasi Padang saat Diet, Wanita Ini Temukan Cara Menikmatinya agar Tetap Rendah Kalori

Lifestyle | Jum'at, 18 Maret 2022 | 11:52 WIB

Terkini

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

News | Senin, 14 September 2026 | 17:08 WIB

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

×