Sedih! Sudah Tertahan di Laut, Enam WNI Ini Tak Pernah Mendapat Gaji

Poptren

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 08:43 WIB
Sedih! Sudah Tertahan di Laut, Enam WNI Ini Tak Pernah Mendapat Gaji
Sejumlah kru WNI di kapal MV Sky Fortune yang tertahan 7 bulan di Tabaco, Filipina. (Twitter/@maimeichil)

Poptren.suara.com - Pengalaman beberapa kru kapal yang tertahan di Tabaco, Filipina sedang menjadi sorotan warganet. Sebanyak 6 orang kru asal Indonesia di kapal tersebut dilaporkan sudah tertahan selama 7 bulan serta tak mendapat gaji dari pihak penyedia kerja.

Pengalaman pahit ini seperti yang diungkap pemilik akun Twitter @maimeichil pada Rabu (3/8/2022).

"Halo perkenalkan saya anak dari salah satu crew kapal 'MV Sky Fortune' yang sedang berada di Tabaco, Filipina," ungkapnya sebagai pembuka utas.

"Saya ingin meminta bantuan agar papa saya bersama 5 crew Indonesia yang tertahan selama 7 bulan di kapal yang sudah tidak layak dan tidak mendapatkan gaji dapat dipulangkan," sambungnya, seperti dikutip Suarajabar.id

Pemilik akun melampirkan sejumlah foto yang memperlihatkan kondisi kapal yang memang bisa dinilai tak lagi layak ditumpangi. Beberapa masalahnya antara lain kesulitan mendapat air bersih untuk sanitasi, memenuhi keperluan medis, makan seadanya, hingga terpaksa membuat WC darurat.

"Sampai saat ini papa saya bersama teman-temannya yang lain telah 7 bulan berada diatas kapal tersebut dengan kondisi kapal yang sudah tidak layak, kekurangan air bersih, makan seadanya, dan belum mendapatkan gaji satu bulan pun!" tegasnya.

Kronologi Kejadian Hingga Tertahan di Kapal

Melansir penjelasannya di utas viral tersebut, sang ayah bersama beberapa warga Indonesia bergabung sebagai kru di kapal Hong Kong berbendera Panama tersebut pada 5 Januari 2022.

Nahas, kapal mengalami insiden menabrak terumbu karang dua pekan kemudian, menyebabkan terjadinya kebocoran sehingga merendam beberapa muatan beras yang dibawa.

baca juga

"Setelah kejadian tersebut, pihak perusahaan menyalahkan seluruh crew Indonesia karena kaptennya merupakan orang Indonesia," ujarnya.

Masalah bertambah runyam ketika pihak perusahaan menjanjikan pemulangan serta pembayaran gaji setelah selesai bongkar muatan kargo beras yang tidak rusak. Namun nihil, nyatanya para kru masih tertahan di atas kapal tersebut.

Mirisnya lagi, hanya kru Indonesia lah yang didiskriminasi dengan tidak mendapatkan gaji. Padahal ada belasan kru lain yang telah menerima hak mereka.

"Diatas kapal tersebut ada 17 orang. Beberapa orang dari Filipina, Burma (Myanmar), dan satu utusan dari perusahaan yang berasal dari China. Semua crew dari negara lain mendapatkan gaji kecuali crew Indonesia," tutur @maimeichil.

Upaya Menghubungi KBRI Manila

Masalah ini tentu berusaha diselesaikan pihak keluarga dengan menghubungi KBRI Manila. Mulai dari melakukan zoom meeting hingga pihak KBRI Manila yang telah mengunjungi kapal yang bersandar 10 mil dari daratan Tabaco tersebut.

"Pada 30 Maret 2021, KBRI Manila mengunjungi dan menyalurkan bantuan logistik bagi PMI ABK kapal Sky Fortune yang tengah berlabuh di Tabaco Port, Albay. Dalam kunjungan kekonsuleran tersebut, KBRI Manila menemui otoritas setempat untuk membahas penanganan permasalahan PMI ABK," tulis KBRI Manila di akun Facebook mereka pada 2 April.

Namun upaya ini ternyata tidak cukup. Otoritas Filipina masih menahan kapal tersebut, sementara pihak perusahaan seolah tidak peduli lagi dengan keberadaan para kru di sana.

"Mereka tidak diperbolehkan meninggalkan kapal dan pihak KBRI Manila sampai sekarang belum memberikan kepastian atas penyelesaian kasus mereka," katanya.

Sementara hingga 28 Juli 2022 kemarin, keluarga kru juga masih berkomunikasi dengan ITF. Lewat pesan WhatsApp, pihak ITF mengaku telah berusaha maksimal tetapi lagi-lagi otoritas Filipina menahan para kru di atas kapal.

Disebutkan pula otoritas sudah sepakat untuk merepatriasi para kru, tetapi harus ada orang lain yang menggantikan mereka karena kapal tidak boleh dibiarkan berlabuh tanpa ada kru di atasnya.

Karena itulah, @maimeichil kembali memohon doa agar masalah para kru MV Sky Fortune ini bisa segera diselesaikan, mulai dari mereka yang dikembalikan ke keluarga hingga mendapatkan gaji yang telah dijanjikan.

Tanggapan KBRI Manila

KBRI Manila juga telah memberikan tanggapan terbaru mereka mengenai masalah yang menjerat beberapa kru asal Indonesia. KBRI Manila mengklaim sudah melakukan sejumlah upaya strategis sejak beberapa bulan lalu.

"Kasus ini sudah termonitor dan tengah ditangani oleh KBRI sejak beberapa bulan lalu," jelasnya. "Kasus ini cukup rumit karena menyangkut beberapa kasus hukum antara ABK, pemilik kapal, pemerintah setempat, dan penerima kargo. KBRI dan aparat setempat sedang berupaya mencari jalan keluar agar segera selesai."

Sumber : Jabar.suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masih Disekap, Situasi Mencekam Ratusan WNI Terpaksa Harus Kencing di Botol

Masih Disekap, Situasi Mencekam Ratusan WNI Terpaksa Harus Kencing di Botol

Poptren | Kamis, 04 Agustus 2022 | 19:00 WIB

Ada Beras Merek Poligami

Ada Beras Merek Poligami

Tantrum | Kamis, 04 Agustus 2022 | 16:53 WIB

Tetangga Alami Gangguan Jiwa, Suka Telanjang di Pasar hingga Mencuri, Warga Resah Sampai Tuntut Pemasungan

Tetangga Alami Gangguan Jiwa, Suka Telanjang di Pasar hingga Mencuri, Warga Resah Sampai Tuntut Pemasungan

News | Kamis, 04 Agustus 2022 | 16:49 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×