Poptren.suara.com – Apakah kamu pernah dengar tentang cara meningkatkan tekanan darah dalam tubuh dengan mengkonsumsi daging kambing?
Jika kamu pernah dengar tentang itu, kita bahas yuk! Apalagi dari sisi medisnya.
Simak penjelasan berikut ini ya, yang dirangkum dari laman hellosehat.com
Apakah daging kambing baik untuk darah rendah?
Kebalikan dari hipertensi, tekanan darah rendah juga dapat disebut dengan “hipotensi”, dimana kondisi ini terjadi saat tekanan darah berada di bawah normal. Dan hal ini menunjukkan bahwa tubuh tidak dapat suplai darah sesuai kebutuhannya.
Ada banyak gejala yang dialami ketika seseorang mengalami hipotensi, seperti pusing, bahkan sampai pingsan.
Nah, sekarang pertanyaannya? Banyak orang yang percaya bahwa daging kambing dapat menyebabkan darah tinggi, oleh sebab itu orang yang mengalami hipotensi mengkonsumsi daging kambing agar tekanan darahnya kembali normal.
Namun, apakah hal ini benar adanya? Dan faktanya, manfaat daging kambing untuk darah rendah tidak terbukti medis. Bahkan studi dalam Asian-Australasian Journal of Animal Sciences (2014), penelitian itu menyatakan bahwa daging kambing tidak menyebabkan peningkatan tekanan darah.
Jika ada yang setelah mengkonsumsi daging kambing dan tekanan darahnya naik, bisa jadi dan umumnya ini diakibatkan oleh pengolahan daging yang kurang tepat.
Jika daging kambing diolah dengan cara digoreng atau dibakar dengan minyak yang berlebih, maka akan meningkatkan kadar lemak jenuh di dalam daging tersebut.
Sehingga, lemak jahat ini dapat memicu penumpukan lemak pada pembuluh arteri. Dan akhirnya, resiko tekanan darah tinggi atau hipertensi meningkat.
Apakah pasien darah rendah boleh makan daging kambing?
Tidak masalah jika orang yang memiliki tekanan darah rendah mengkonsumsi daging kambing. Tapi, kamu harus ingat bahwa ini bukan untuk mengobati kondisi kamu.
Di lain sisi, daging kambing menjadi sumber vitamin B12 yang baik. Dan, diketahui jika kekurangan vitamin B12 menjadi salah satu penyebab tekanan darah rendah.
Disaat tubuh kekurangan vitamin B12, tubuh akan sedikit memproduksi sel darah merah. Sehingga, kamu beresiko terkena anemia.