Harga Mahal Bisa Menjamin Barang Bahan Berkualitas?

Poptren Suara.Com
Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:32 WIB
Harga Mahal Bisa Menjamin Barang Bahan Berkualitas?
Ilustrasi berbelanja.[Pexels/Ron Lach] (Pexels/Ron Lach)

Poptren.suara.com – Sudah jelas bahwa harga mahal barang bermerk tidak menjamin kualitas lebih baik daripada barang yang lebih murah, karena merek itu sendiri punya nilai yang lebih tinggi dibanding dengan kualitasnya.

Di dalam Teori Kebutuhan Maslow sendiri ada tingkatan di mana orang membeli sesuatu karena berdasarkan prestise, pengakuan atau gengsi.

Ketua DPP Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta Ellen Hidayat mengungkapkan bahwa harga yang mahal bisa jadi jaminan bahwa barang tersebut dibuat dari bahan berkualitas.

"Betul (harga mahal, barang berkualitas). Sekarang kita lihat karena kualitas itu dari bahan, kalau memang bahannya bagus, kalau kita tahu suatu brand bahannya bagus kita cari terus. Modelnya sederhana dicari terus," iata Ellen ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.

Sebaliknya, apabila barang murah bisa jadi proses produksinya tidak optimal, sehingga kualitas barang juga jadi buruk.

"Ada juga kalau orang sudah terkenal, barangnya baru sekali dipakai, dicuci bonyok misalnya, ya sudah enggak jadi dipakai lagi. Itu adalah tanggung jawab dari reseller masing-masing. Mau sukses atau mau gagal, kita nggak bisa hit and run," ujarnya.

Ellen mengingatkan, jangan mudah tergiur dengan harga murah terutama saat belanja secara online. Ia sendiri mengaku pernah tertipu saat berbelanja online namun tidak sesuai dengan ekspektasinya.

"Pengalaman buruk beli online, tiba-tiba minta warna kuning, datangnya pink. Dicari udah hilang orangnya. Modelnya begini, datangnya begini," cerita Ellen.

Pengalaman seperti itu yang bisa membuat konsumen jadi enggan berbelanja lagi secara online, lanjut Ellen.

Baca Juga: Viral Video Pelajar Mesum di Masjid Membuat Warganet Geram

Menurutnya, berbelanja secara langsung di mal masih menjadi cara teraman untuk memastikan barang yang dibeli kualitasnya sesuai dengan harga yang dibayar. Sebab, dengan begitu, pembeli bisa merasakan langsung, memegang, juga mencoba barang yang hendak dibelinya.

"Bukannya saya bilang online nggak bagus. Tapi, susah untuk mendapatkan apa yang kita harapkan sesuai dengan keinginan. Tapi kalau offline, namanya ke mal, coba, nggak oke, ya udah lepas. Coba lagi sampai oke, itu masih ada plus poin untuk offline bisnis," kata Ellen.

Kalau kamu, tim belanja online atau offline, nih?

Sumber : suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI