poptren

Merinding! Begini Detik-Detik Bharada E Diperintahkan Tembak Brigadir J

Poptren Suara.Com
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 19:57 WIB
Merinding! Begini Detik-Detik Bharada E Diperintahkan Tembak Brigadir J
Ferdy Sambo & Bharada E. (Suara.com)

Poptren.suara.com – Kelanjutan dari kasus pembunuhan berencana Brigadir J oleh Ferdy Sambo masih terus menyita perhatian publik. Apalagi, Sambo memerintahkan penembakan kepada Bharada E, yang notabene-nya adalah rekan sekamar Brigadir J.

Publik mungkin bertanya-tanya, apa yang akan terjadi jika saja Bharada E menolak perintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J?

Menjawab rasa penasaran tersebut, eks pengacara Bharada E yakni Deolipa Yumara, yang belakangan tiba-tiba dicabut ternyata sempat membeberkan detik-detik tindakan malapetaka tersebut.

Bagaimana detik-detik Brigadir J dieksekusi mati disampaikan Deolipa dalam wawancara yang diunggah di kanal Youtube tvOneNews pada Kamis (11/8/2022) malam.

Menurut penuturan Deolipa, kejadian keji di Jumat berdarah itu, berawal saat Bharada E dipanggil Ferdy Sambo untuk ke lantai dua rumah dinas di Duren Tiga. Ketika itu, Bharada E melihat langsung posisi Brigadir J sedang berlutut di depan Ferdy Sambo, yang sedang menenteng senjata.

Bharada E mengatakan, sebelum ke lantai atas sudah lebih dulu ada kejadian. Namun, Bharada E mengatakan tidak mengetahui secara pasti awal kejadian mengerikan itu.

“Di atas itu sudah ada kejadian. Almarhum Yosua (Brigadir J) berlutut di depan Sambo,” ungkap Deolipa mengulang pernyataan Bharada E.

Bharada E saat itu sudah memegang pistol, sama seperti Ferdy Sambo.

“Sambo pegang pistol, tapi Sambo pakai sarung tangan,” terangnya.

Baca Juga: Menjadi Tersangka, Ferdy Sambo Minta Maaf

Bharada E tidak mengetahui apa yang membuat Brigadir J berlutut di depan Ferdy Sambo. Saat itu Brigadir J kata pengacara Bharada E, dalam posisi berlutut dengan kedua tangan menyatu di belakang kepala.

“Namanya kalau polisi kan kalau berlutut begini (sembari memperagakan),” kata pengacara Bharada E menjelaskan.

Dari sana kemudian muncul perintah dari Ferdy Sambo pada Bharada E, untuk segera menembak Brigadir J.

“Oeeii…sekarang oeii…tembak! Tembak! Tembak oeeii!!” perintah Ferdy Sambo kepada Eliezer diucap ulang sang pengacara.

Mendengar perintah sang jenderal, Eliezer pun sontak ketakutan. “Kalau Richard nggak nembak, mungkin dia yang ditembak. Karena sama-sama pegang pistol, kan,” tuturnya.

Dalam keadaan tertekan dan dengan perintah Ferdy Sambo, Bharada E tak punya pilihan, lalu menembak Brigadir J.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI