Poptren.suara.com – Irjen Fadil Imran menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.
Saat Ferdy Sambo dinyatakan tersangka, Fadil Imran ketangkap kamera memeluk dan mencium anak buahnya itu.
Netizen akhirnya menilai bahwa Fadil Imran juga harus bertanggung jawab atas kasus Ferdi sambo. Lima buah anaknya juga telah ditahan karena kasus penembakan Brigadir J.
Kelima anak buahnya itu harus ditahan karena melanggar kode etik.
Publik juga menanyakan peranan Kapolda Metri Jaya, Irjen Fadil Imran terkait kasus Ferdy Sambo.
Lima anak buahnya ditahan di Mako Brimob.
Setelah penahanan itu, muncullah desakan adar Fadil Imaran harus diperiksa timsus Mabes Polri yang menangani kasus kematian Brigadir J.
Di luar kasus ini, sosok Fadil Imran tidak pernah diragukan lagi apa lagi masalah pekerjaannya di kepolisian.
Fadil Imran dinyatakan lulus pada tahun 1991. Setelah itu, Fadil Imran mendapatkan tugas pertamanya di kepolisian bidang reserse.
Ia juga mendapatkan perintah untuk menjadi Wakasat Sabhara Polres Metro Jakarta Barat, karir Fadil Imran dinilai selalu mulus.
Pada tanggal 16 November 2020 ia menerima tugas sebagai Lapolda Metro Jaya untuk menggatikan posisi Irjen Pol Nana Sujana.
Fadil Imran suskses melakukan penangkapan pada kasus mutilasi sesama gay, Ryan Jombang pada tahun 2008.
Kemudian Fadil juga ikut bertugas melakukan penangkapan Hercules dan John Kei di tahun 2013.
Itu hanya Sebagian kasus yang telah dipecahkan oleh Fadil Imran selama bekerja di kepolisian.
Saat menjabat menjadi Kapolda Metro Jaya, Fadil Imran menyerahkan laporan kekayaan melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)