Poptren.suara.com – Beredar video yang memperlihatkan seorang wanita yang mendapat denda dari PLN.
Video ini diunggah oleh akun TikTok @mutiaraliao, ia pun membagikan pengalaman tak mengenakannya tentang PLN.
Hal ini terjadi bermula dari whatsup Ratna (pemilik akun Tiktok) dengan petugas PLN yang sepertinya, orang yang memasangkan listrik di rumah ibu tersebut.
Ratna ini mengirimkan pesan “Mohon untuk dibantu untuk pengaktifan listriknya pak”
Petugas PLN ini pun membalas keesokan harinya dengan “Wa alaikum salam emang knp listrik nya”
Akhirnya Ratna pun menjelaskan secara singkat dan memberikan foto meteran listrik dirumahnya.
“Gpp pak aman, cumin minta tolong d bantu untuk pengaktifan nya saja pak” tulis Ratna
Ratna juga memberitahukan bahwa dirinya sudah pernah melaporkan hal ini kepada PLN setempat, namun belum ada jawaban.
Ia juga mengatakan bahwa dari awal akad kredit rumah pun token listrinya sudah bertuliskan “periksa”.
Ternyata hal serupa juga dialami oleh tetangganya, namun saat itu petugas PLN hanya bilang “mesinnya rusak dan harus menunggu mesinnya ready”
Akhirnya perugas PLN pun datang kerumah Ratna, dan memberikan surat berita acara. Petugaspun menyuruh Ratna itu agar cepat-cepat datang ke kantor PLN.
Ratna memperlihatkan foto berita acara yang ia terima dari petugas PLN.
Dalam video tersebut, Ratna juga memberikan keterangan di videonya “Rincian pelanggarannya, yang intinya akutuh nyuri listrik atau ngelos listrik sendiri”
“Yaa gimana bisa aku Cuma ibu rumah tangga, suamiku Cuma bekerja sebagai design visual” “dan buat apa si toh kita jg cuma pakai listrik buat keperluan rumahtangga” tambahnya.
Hal ini membuat sang punya rumah bingung hingga pusing. Bukannya mendapat pelayanan karena ada yang aneh di meteran listrinya malah mendapat surat denda dari PLN.
“Pusing bgt karena dituduh ngelakui hal yang gak pernah dilakui tuh gak enak. Udah itu nominal dendanya besar.” Tulis Ratna.
Setelah membaca surat itu, Ratna pun tak mau menandatangani surat yang diberikan petugas PLN ini karena merasa janggal.
“Disinipun aku gak mau ttd di kolam pelanggan, karena dengan begitu berarti aku mengakui” sanggahnya
“aku protes pun, kayanya mereka tuh gak mau dengat, aku juga datang ke depelover buat nyari solusi” “mendapatkan perlakuan yang sama mereka Cuma mau menampung permasalahan aku dan tidak memberikan solusi” tambah Ratna
Masih belum memberika tanda tangan di surat tersebut, Ratna sang pemilik akun mengatakan bahwa petugas datang dan membawa polisi ke rumahnya.
“Sampai hari selsa kemarin petugas datang dan bawa polisi, menurut aku itu gak perlu dan bikin gak nyaman, udah kaya buronan atau sabah kredit macet aja yang didatengin depkolektor” ungkapnya
Disitulah Ratna diberikan waktu selama 3 hari untuk memutuskan dirinya mau membayar denda yang datang kepada dirinya.
“Dalam waktu 3 haru akhirnya aku putusin buat yaudah kita baya raja, pas bayar kira nemun keanehan. Aku dan suami menandatangani form yang berbeda san day akita dibuatnya menjadi 450” tulis Ratna
Ia juga memberitahukan keanehan selanjutnya “tidak ada cap dari PLN, tidak ada tanda tangan manager dan kita juga diminta untuk membayar dengan nominal yang sudah dia tentukan setengahnya”
Ratna juga menambahkan penjelasan di kolam komentar “Rumah aku beli emng gak langsung ditempati, jadi dr awal ini tuh udh di lost pun g tau siapa, krn bbrp rmah di blok sn di lost kena petir.
Video ini pun diposting Kamis (22/9/2022), dan sudah ditonton sebanyak 29 ribu. Dan berhasil membuat netizen berkomentar.
“hal begini aja Sering terjadi, trus pemerintah mau nyuruh warganya buat make kompor listrik” ungkap akun shxxxx
“kok denda nya banyak .itu seperti permainan petugas PLN ya” tulis muxxxxx
“Salahnya kena permainan mereka ya berarti disalahkan dan kalah juga kalau saya waktu itu ada tulisan periksa, ganti meteran Gratis” Ujar klxxxxx