Hindari pula penggunaan pembersih cat kuku yang mengandung aseton, karena dapat membuat kuku, kutikula, dan kulit di sekitarnya kering.
5. Pilihlah salon kuku yang tepat
Bila Anda memutuskan untuk melakukan perawatan kuku di salon, pilihlah salon kuku yang berlisensi dan terjaga kebersihannya. Hal ini penting untuk menghindari kemungkinan terjadinya infeksi bakteri atau jamur pada kuku bila manikur pedikur tidak dilakukan dengan tepat.
6. Konsumsi suplemen biotin
Jika Anda memiliki kuku yang lemah atau rapuh, disarankan untuk berkonsultasi ke dokter. Dokter biasanya akan memberikan suplemen biotin untuk memperkuat kuku. Biotin merupakan salah satu vitamin B yang mampu memperkuat rambut dan kuku, serta membantu fungsi sistem saraf tubuh.
Tak hanya suplemen, biotin juga bisa ditemukan dalam ikan sarden, telur matang, dan kacang-kacangan.
Selain beberapa cara di atas, perawatan kuku cantik juga bisa Anda lakukan dengan mengonsumsi air putih yang cukup, menggunakan alas kaki yang nyaman, dan menghentikan kebiasaan menggigit kuku.
Jika kuku menunjukkan tanda-tanda terinfeksi jamur, oleskan tea tree oil untuk mengatasinya. Anda juga dapat mencampurkan tea tree oil dengan minyak kelapa untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Kuku cantik dapat menggambarkan kondisi kebersihan dan kesehatan seseorang secara keseluruhan. Oleh karena itu, rawatlah kuku dengan bena, agar tetap kuat dan sehat.
Jika memiliki masalah, seperti perubahan warna, perdarahan, bengkak dan nyeri, serta perubahan bentuk pada kuku, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat. Bila dibiarkan, masalah pada kuku dapat menyebabkan infeksi atau berbagai penyakit kuku.