5. Tinjau portofolio
Saat pergerakan pasar tidak stabil, maka dapat mengubah alokasi portofolio pada risiko yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. Seiring berjalan waktu, investasi dapat bergerak tidak sesuai sinkronasi dan dengan toleransi risiko beserta tujuan.
Penting untuk meninjau portofolio secara berkala dan rebalancing saat dibutuhkan. Rebalancing dapat menempatkan alokasi aset kembali seperti semula, dengan menjual investasi yang terlalu berat dan membeli baru yang kecil.
Selamat mencoba.