Bisnis Perawatan Kecantikan dan Makanan Jadi "Perisai" Bagi Ancaman Resesi

Poptren

Minggu, 16 Oktober 2022 | 18:40 WIB
Bisnis Perawatan Kecantikan dan Makanan Jadi "Perisai" Bagi Ancaman Resesi
Ilustrasi produk kecantikan (Freepik)

Poptren.suara.com - Tahun depan diperkirakan akan terjadi resesi ekonomi dan masyarakat diberi imbauan untuk bersiap menghadapi resesi. Karena hal tersebut akan berdampak pada banyak kalangan termasuk pengusaha dan UMKM. Namun ternyata, para pengamat mengemukakan ada beberapa bisnis yang dapat bertahan di masa resesi ekonomi.

Bhima Yudhistira, selaku direktur Center of Economic and Law Studies, mengungkapkan bahwa masih ada sektor usaha yang mampu bertahan dan berpotensi menghasilkan keuntungan besar selama resesi adalah bisnis kosmetik. Bahkan saat terjadi krisis dimasa pandemi, bisnis skincare booming dan justru semakin meningkat ketika ada pelonggaran mobilitas.

Bhima : “Sejak depresi ekonomi tahun 1930, krisis 1998 dan 2008, industri kosmetik dan salon kecantikan relatif bisa bertahan. Resesi justru membuat masyarakat lebih memperhatikan penampilan tubuh,”.

Dikatakan oleh Bhima, industri kosmetik tidak hanya terjadi di Indonesia, namun di negara lainnya. Sedangkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) per kuartal I 2020, industri kimia, farmasi, dan obat tradisional termasuk kosmetik tumbuh 5,59 persen.

Bhima juga mengatakan pada tahun 2021, riset e-commerce market insight Compas.co.id menunjukkan transaksi penjualan di e-commerce perawatan kecantikan meningkat sebesar 46,8 persen. Dan transaksi perawatan kecantikkan tersebut di pasar online tembus 40 milyar rupiah.

Pendukung infokom seperti data center, AI, dan cloud computing, Bhima melanjutkan, sektor yang juga tetap 'hidup' saat masa resesi. Kemudian juga Bhima berpendapat meskipun ada winter startup, tapi arah digitalisasi mampu mempercepat adaptasi perusahaan tradisional, yang didukung sistem digital.

Bhima : “Ketiga, konsultasi atau perencana keuangan untuk mengatur keuangan rumah tangga selama resesi. Keempat, konsultasi psikologis atau mental health karena banyaknya pekerja yang stress akibat tekanan pekerjaan dan korban PHK,”.

Selanjutnya, terkait kebutuhan dasar sehingga relatif bertahan terhadap resesi, adalah sektor makanan dan minuman. Bhima menuturkan, sektor makanan dan minuman yang dimaksud adalah yang berbasis pangan lokal. Karena dianggap bisa lebih bertahan dibanding makanan yang bahan baku impornya besar.

David Sumual, selaku Kepala Ekonom Bank BCA, mengungkapkan hal yang sama, yakni sektor konsumsi seharusnya tetap resisten. Menutnya, prospek bisnis makanan menjadi menarik bukan karena ancaman krisis pangan, tapi mayoritas ekspor Indonesia bukan berasal dari bahan makanan.

David : “Seiring dengan pemulihan, apalagi sektor restoran, hotel dan rekreasi menjadi peluang bisnis. Lalu, sektor komoditas dan batu bara juga salah satu yang cukup baik,”.

David menilai tidak ada spesifik sektor bisnis yang rentan terhadap ancaman resesi, karena perekonomian Indonesia didominasi oleh sektor domestik.

Lanjut David : “Permintaan global dari negara-negara maju mungkin akan melemah dari tahun ini, bukan minus. Permintaan ekspor akan melambat pada beberapa sektor tertentu,”.

Menurut David, sektor bisnis yang rentan adalah elektronik dan manufaktur karena menjadi barang ekspor. Sedangkan Indonesia bukan penghasil barang elektronik dan kebutuhan rumah tangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Meski Ada Ancaman Resesi, Airlangga Percaya Diri Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh

Meski Ada Ancaman Resesi, Airlangga Percaya Diri Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh

Bisnis | Minggu, 16 Oktober 2022 | 12:10 WIB

Terkini

Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam

Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam

Entertainment | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:28 WIB

Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital

Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital

Sumsel | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:25 WIB

Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa

Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa

Video | Sabtu, 13 Juni 2026 | 21:00 WIB

Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026

Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026

Malang | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:44 WIB

2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

Jatim | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:32 WIB

Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring

Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:31 WIB

Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul

Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul

Malang | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:25 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB