Ancaman Resesi Ekonomi, Kurangi Investasi Saham untuk Investor

Poptren

Kamis, 13 Oktober 2022 | 20:10 WIB
Ancaman Resesi Ekonomi, Kurangi Investasi Saham untuk Investor
Ilustrasi saham (Freepik)

Poptren.suara.com - Resesi ekonomi kini menjadi 'hidangan' yang menakutkan bagi seluruh dunia, termasuk Indonesia. Rentetan gelombang ekonomi akibat perang Rusia dengan Ukraina membawa dampak kenaikan  suku bunga, inflasi, dan krisis pangan dunia, sehingga dunia kini menghadapi resesi global.

Ivan Rosanova, seorang analis Bina Artha Sekuritas, mengamati bahwa ancaman resesi akan berdampak pada pasar modal Indonesia. Contohnya peningkatan tekanan jual saham yang disebabkan keluarnya dana asing di tengah tren kenaikan suku bunga. Penjualan saham juga memanfaatkan kondisi penguatan dolar untuk berinvestasi di negara asal, seperti Amerika.

Ivan : “Selain itu juga potensi antisipasi pelaku pasar di tengah ketidakpastian untuk mengurangi posisi investasi di aset berisiko, seperti saham dan didorong tujuan pemenuhan kebutuhan yang meningkat pasca kenaikan BBM,”.

Untuk itu, Ivan menyarankan bagi para investor paling tidak mengurangi porsi investasi saham. Apabila terjadi aksi jual secara besar-besaran, maka investor harus siap menampung saham-saham bagus yang selama ini sudah teruji dinamika kondisi ekonomi di harga yang lebih murah.

Lanjut Ivan : “Mengurangi posisi di saham sehingga ada posisi cash yang dalam kondisi saat ini sangat dibutuhkan untuk berjaga-jaga,”.

Ivan menilai sektor saham di luar konsumsi primer akan lebih mengalami dampak dari resesi, karena masyarakat lebih memprioritaskan kebutuhan pokok nantinya.

Saham UNVR, INDF dan AALI yang masih terkait dengan kebutuhan pokok yakni minyak goreng, begitu yang direkomendasikannoleh Ivan.

Paulus Jimmy, Analis Sucor Sekuritas, mengungkapkan resesi bisa menyebabkan koreksi besar untuk bursa saham. Maka dari itu investor perlu terus mengetahui perkembangan ekonomi global, serta kebijakan bank moneter karena sangat mempengaruhi ekonomi ke depannya.

Jimmy juga menyebut saham sektor komoditas rawan terkoreksi jika demand turun akibat adanya resesi. Saham dari sektor teknologi juga rawan terkoreksi di saat suku bunga acuan tinggi.

baca juga

Jimmy : “Tidak harus (mengurangi porsi investasi), lebih tepatnya rebalancing portfolio. Jadi mengurangi porsi saham yang cenderung volatile,”. 

Jimmy melanjutkan, saham yang cenderung defensif dan memiliki track record dividen yang baik bisa dijadikan pilihan, seperti beberapa saham consumer goods biasa termasuk defensif dan rajin bagi dividen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Berdaya, IHSG Kamis Sore Ditutup Melorot ke Level 6.880

Tak Berdaya, IHSG Kamis Sore Ditutup Melorot ke Level 6.880

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2022 | 16:14 WIB

Resesi Global Jadi Tantangan, Ini Strategi Meningkatkan Penjualan di Tengah Kemerosotan Ekonomi

Resesi Global Jadi Tantangan, Ini Strategi Meningkatkan Penjualan di Tengah Kemerosotan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2022 | 15:01 WIB

Sri Mulyani Makin Khawatir Kondisi Ekonomi Global, Mulai Inflasi Hingga Krisis Pangan

Sri Mulyani Makin Khawatir Kondisi Ekonomi Global, Mulai Inflasi Hingga Krisis Pangan

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2022 | 11:12 WIB

Perangi Resesi, Dahulukan Menabung atau Investasi?

Perangi Resesi, Dahulukan Menabung atau Investasi?

Poptren | Kamis, 13 Oktober 2022 | 09:09 WIB

Terkini

Museum Bank Indonesia Simpan Uang Antik Hampir 200 Tahun, BI Siapkan Transformasi ke Era Digital

Museum Bank Indonesia Simpan Uang Antik Hampir 200 Tahun, BI Siapkan Transformasi ke Era Digital

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:25 WIB

Cek Toko On Flagship Store di Blibli Tersedia Banyak Model Terbaru

Cek Toko On Flagship Store di Blibli Tersedia Banyak Model Terbaru

Malang | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:24 WIB

CLIK Kenalkan Skor Prediktif, Bank Kini Bisa Deteksi Calon Peminjam 3 Bulan Lebih Awal

CLIK Kenalkan Skor Prediktif, Bank Kini Bisa Deteksi Calon Peminjam 3 Bulan Lebih Awal

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:21 WIB

Mengenal Universitas Republik Indonesia, Ambisi Pendidikan atau Beban Baru APBN?

Mengenal Universitas Republik Indonesia, Ambisi Pendidikan atau Beban Baru APBN?

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:20 WIB

Pre Order Samsung Galaxy Z Fold 8 di Blibli Tanggal 22 Juli hingga 13 Agustus, Cek Promo & Harganya!

Pre Order Samsung Galaxy Z Fold 8 di Blibli Tanggal 22 Juli hingga 13 Agustus, Cek Promo & Harganya!

Bekaci | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:16 WIB

Samsung Galaxy Watch Ultra2 vs Galaxy Watch9: Mana Smartwatch AI yang Paling Layak Anda Miliki?

Samsung Galaxy Watch Ultra2 vs Galaxy Watch9: Mana Smartwatch AI yang Paling Layak Anda Miliki?

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:12 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 24 Juli 2026, Semesta Berpihak ke Kamu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 24 Juli 2026, Semesta Berpihak ke Kamu

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:09 WIB

Misi Menyelamatkan Dunia di Balik Sikap Jutek Cranky, Crabby Crow

Misi Menyelamatkan Dunia di Balik Sikap Jutek Cranky, Crabby Crow

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:08 WIB

Ulasan Novel Playing Victim, Skenario Palsu yang Berujung Pertaruhan Nyawa

Ulasan Novel Playing Victim, Skenario Palsu yang Berujung Pertaruhan Nyawa

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:00 WIB

Operasi Besar-besaran! Banten Tutup 32 Tambang Ilegal

Operasi Besar-besaran! Banten Tutup 32 Tambang Ilegal

Foto | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:00 WIB

×