d. Operasi di bagian panggul
e. Prosedur vasektomi
f. Cystic fibrosis, yang menyebabkan penyumbatan akibat lendir di vas deferens
g. Ejakulasi retrograde, yaitu kondisi ketika air mani tidak keluar dari penis, tetapi masuk ke saluran kemih
2. Azoospermia Non-Obstruktif
Azoospermia jenis ini dapat terjadi akibat gangguan hormon, atau kelainan genetik yang membuat pria tidak bisa menghasilkan sperma sama sekali. Beberapa penyebab tesebut adalah :
a. Gangguan hormon, seperti hipogonadisme dan hiperprolaktinemia.
b. Kelainan genetik atau kromosom, seperti sindrom Klinefelter, sindrom Kallmann, serta Y-chromosomal microdeletions.
Selain akibat kondisi di atas, Azoospermia jenis ini juga dapat terjadi akibat kelainan struktur dan fungsi testis, yang dapat disebabkan oleh beberapa kondisi berikut :
1. Torsio testis
2. Tidak adanya testis (anorchia).
3. Kriptorkismus
4. Testis gagal memproduksi sperma (sertoli cell-only syndrome).
5. Peradangan pada testis (orchitis).
6. Tumor atau kanker testis.
7. Varikokel
8. Penyakit tertentu, seperti diabetes dan gagal ginjal.
9. Efek samping obat-obatan.
10. Efek samping paparan radiasi, seperti akibat radioterapi atau kemoterapi.
Faktor lain yang bisa menjadi penyebab
- Sedang menjalani pengobatan kanker
- Sedang minum obat-obatan tertentu
- Mengalami pembengkakan skrotum atau varikokel
- Hormon yang tidak seimbang
- Faktor keturunan
Bisakah pria dengan sperma kosong memiliki momongan?
Kehamilan akan terjadi jika sperma berhasil membuahi sel telur. Saat mengalami sperma kosong makan dipastikan tidak akan ada kehamilan.
Hal inilah yang menjadi mimpi buruk bagi pasangan suami istri. Apalagi kau adam, jika mereka mengetahui bahwa dirinya memiliki sperma kosong maka kepercayaan dirinya akan hancur.
Maka dari itu, para suami bisa langsung berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya agar bisa mendapatkan penangan lebih lanjut.
Jika memang terjadi penyumbatan pada saluran sperma, maka bisa melakukan pengobatan untuk mengatasi penyumbatan tersebut.
Namun, jika kondisi ini disebabkan karena gangguan hormone, maka suami wajib mengikuti terami hormon guna meningkatkan hormone testosterone yang akan menjadi penagannya/
Untuk meningkatkan kesuburan, pasangan suami istri lebih bagus memperbaiki pola makan. Makan makanan sehat, istirahat tercukupi, mengelola stress dengan baik bisa jadi cara agar meningkatkan kesuburan.