Poptren.suara.com – Azoospremia atau yang lebih dikenal dengan Sperma kosong. Kondisi ini merupakan salah satu penyebab kaum pria mendul.
Tak ada gejala yang jelas mengenaik sperma kosong ini, Namun kamu bisa melakukan pemeriksaan atau analisi sperma guna memastikan ada atau tidak adanya sperma.
Tidak semua air mani mengandung sperma
Pada pria dewasa yang sehat, normalnya mengeluarkan air mani yang mengandung sperma saat ejakulasi. Tapi, jika seorang pria dengan azoospermia, air mani yang keluar tidak ada spermanya sama sekali.
Kamu juga harus mengetahui bahwa air mani dengan sperma adalah dua hal yang berbeda.
Air mani adalah cairan yang berwarna putih keabu-abuan dan merupakan kendaraan sperma untuk menuju saluran reproduksi wanita agar bisa dibuahi oleh sel telur sehingga terjadilah kehamilan.
Bisa dikatakan bahwa sperma menjadi salah satu bagian dari air mani, namun air mani yang keluar tak selalu mengandung sperma.
Dikutip dari website Kementerian Kesehatan, ada beberapa penyebab terjadinya azoospermia.
Penyebab Azoospermia
Baca Juga: Kenali dan Waspada Tanda-Tanda PCO, Sebagai Bekal untuk Memiliki Keturunan
Azoospermia dapat terjadi oleh berbagai macam kondisi. Berdasarkan penyebabnya, Azoospermia terbagi dalam 2 (dua) jenis, yaitu :
1. Azoospermia Obstruktif
Azoospermia jenis ini terjadi akibat penyumbatan di saluran organ reproduksi pria, seperti epididimis atau saluran sperma (vas deferens). Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan penyumbatan tersebut adalah :
a. Cedera
b. Infeksi atau peradangan
c. Kista
d. Operasi di bagian panggul
e. Prosedur vasektomi
f. Cystic fibrosis, yang menyebabkan penyumbatan akibat lendir di vas deferens
g. Ejakulasi retrograde, yaitu kondisi ketika air mani tidak keluar dari penis, tetapi masuk ke saluran kemih
2. Azoospermia Non-Obstruktif
Azoospermia jenis ini dapat terjadi akibat gangguan hormon, atau kelainan genetik yang membuat pria tidak bisa menghasilkan sperma sama sekali. Beberapa penyebab tesebut adalah :
a. Gangguan hormon, seperti hipogonadisme dan hiperprolaktinemia.
b. Kelainan genetik atau kromosom, seperti sindrom Klinefelter, sindrom Kallmann, serta Y-chromosomal microdeletions.
Selain akibat kondisi di atas, Azoospermia jenis ini juga dapat terjadi akibat kelainan struktur dan fungsi testis, yang dapat disebabkan oleh beberapa kondisi berikut :
1. Torsio testis
2. Tidak adanya testis (anorchia).
3. Kriptorkismus
4. Testis gagal memproduksi sperma (sertoli cell-only syndrome).
5. Peradangan pada testis (orchitis).
6. Tumor atau kanker testis.
7. Varikokel
8. Penyakit tertentu, seperti diabetes dan gagal ginjal.
9. Efek samping obat-obatan.
10. Efek samping paparan radiasi, seperti akibat radioterapi atau kemoterapi.
Faktor lain yang bisa menjadi penyebab
- Sedang menjalani pengobatan kanker
- Sedang minum obat-obatan tertentu
- Mengalami pembengkakan skrotum atau varikokel
- Hormon yang tidak seimbang
- Faktor keturunan
Bisakah pria dengan sperma kosong memiliki momongan?
Kehamilan akan terjadi jika sperma berhasil membuahi sel telur. Saat mengalami sperma kosong makan dipastikan tidak akan ada kehamilan.
Hal inilah yang menjadi mimpi buruk bagi pasangan suami istri. Apalagi kau adam, jika mereka mengetahui bahwa dirinya memiliki sperma kosong maka kepercayaan dirinya akan hancur.
Maka dari itu, para suami bisa langsung berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya agar bisa mendapatkan penangan lebih lanjut.
Jika memang terjadi penyumbatan pada saluran sperma, maka bisa melakukan pengobatan untuk mengatasi penyumbatan tersebut.
Namun, jika kondisi ini disebabkan karena gangguan hormone, maka suami wajib mengikuti terami hormon guna meningkatkan hormone testosterone yang akan menjadi penagannya/
Untuk meningkatkan kesuburan, pasangan suami istri lebih bagus memperbaiki pola makan. Makan makanan sehat, istirahat tercukupi, mengelola stress dengan baik bisa jadi cara agar meningkatkan kesuburan.