Poptren.suara.com - Kecerdasan buatan (AI) mengubah segalanya. Dan tentunya kita, tak perlu melihat jauh-jauh untuk melihat bagaimana AI telah berdampak pada kehidupan sehari-hari. Pikirkan tentang asisten pintar di ponsel yang memungkinkannya menjawab pertanyaan kamu.
Pikirkan juga ketika kamu melakukan pencarian di Google, apakah kamu mendapatkan iklan untuk produk yang baru saja kamu lihat? Ya, kamu dapat menebaknya, ini juga karena AI.
Tapi pada perkembangannya, revolusi AI tidak akan berhenti sampai di situ. Teknologi masa depan, seperti mobil tanpa sopir (otonom) akan berfungsi karena AI.
Semua bisnis pun ikut serta kinerja AI, seperti pembelajaran mesin, memungkinkan perusahaan untuk menjadi lebih efektif dari sebelumnya. Hal ini menghadirkan cara-cara baru dan menarik untuk terhubung dengan audiens, mempercepat proses internal, dan masih banyak lagi.
Kita juga bisa melihat bahwa AI bisa 'meramal' atau bahkan merencanakan produk yang potensial di masa depan.
Melansir Statusbrew.com, diungkap bagaimana AI meningkatkan bisnis melalui media sosial. Simak penjelasannya.
Bagaimana AI Bekerja di Media Sosial?
![Ilustrasi Chatbot AI. [iStock]](https://media.suara.com/suara-partners/poptren/thumbs/1200x675/2023/03/09/1-istockphoto-1386672154-612x612.jpg)
Faktanya, media sosial tidak akan ada jika bukan karena AI. Banyak aspek yang berbeda dari jejaring sosial bergantung pada teknologi. Misalnya, jika kita menggunakan Twitter, maka kita akan melihat rekomendasi tweet dan profil yang mungkin ingin kita ikuti (referensi).
Mirip dengan cara kerja rekomendasi produk di Amazon, AI menganalisis perilaku kita (behavior) di platform untuk menemukan konten yang mungkin kita sukai.
Hal ini membantu mereka untuk membuat pengguna menghabiskan lebih banyak waktu di platform, sehingga meningkatkan tingkat keterlibatan dan pengalaman pengguna.
Baca Juga: Prediksi Tren dan Inovasi Teknologi yang Akan Membentuk Pasar E-Commerce
Banyak platform media sosial juga menggunakan AI sebagai cara untuk menemukan penyalahgunaan di kolom komentar dan pesan.
Facebook misalnya, platform ini menggunakan AI yang dikenal sebagai deep text untuk menemukan contoh penyalahgunaan. Menurut Facebook, tujuan akhir dari teknologi ini adalah untuk membangun sistem dengan tingkat kecerdasan yang sama dengan manusia.
Bagaimana Bisnis Dapat Menggunakan AI di Media Sosial?
![Ilustrasi media sosial untuk bisnis dengan memanfaatkan AI. [iStock]](https://media.suara.com/suara-partners/poptren/thumbs/1200x675/2023/03/09/1-istockphoto-1369075175-612x612.jpg)
Tidak dapat disangkal lagi pentingnya media sosial untuk bisnis. Lebih dari 58,4% separuh penduduk dunia kini menggunakan media sosial.
Hal ini menjadikannya sebagai kelompok fokus terbesar di planet ini dengan potensi pelanggan yang tak terbatas. Jika bisnis kamu belum ada di media sosial, ini adalah waktu yang tepat untuk memulainya.
Namun, mengikuti permintaan akan konten tidak selalu mudah. Kamu perlu memikirkan konten-konten baru yang akan menjadi postingan yang menarik, dan perlu memastikan bahwa kamu memposting pada waktu yang optimal untuk mendapatkan respon terbaik.
Hal ini tentu sangat berpengaruh untuk sebuah bisnis. Memang agak memusingkan namun ini adalah hal yang tepat. Teknologi AI dapat membantu semua karyawan untuk meningkatkan kinerja media sosial mereka, terlepas dari apakah mereka berada di kantor atau melakukan pekerjaan jarak jauh (WFH).
Di sinilah AI dapat membantu kamu dalam sebuah sistem yang disebut "prediksi popularitas konten" dalam menganalisis dan memahami pelanggan/audiens. Sistem ini kemudian dapat merekomendasikan jenis konten yang mungkin ingin audiens lihat.
Sejatinya, tak perlu lagi pusing dan menghabiskan waktu dalam mencoba menemukan konten terbaik. kamu dapat mempelajari apa yang kamu butuhkan dengan cepat dan mudah dengan AI.
Tentu saja, informasi ini memiliki potensi untuk membantu lebih dari sekadar media sosial. Kamu bisa mulai meningkatkan pemasaran konten kamu secara keseluruhan.