Suara.com - Wisatawan mancanegara berswafoto dengan latar belakang persawahan padi beras merah di Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, Tabanan, Bali, Kamis (28/5/2026).
Objek wisata berbasis subak atau sistem irigasi sawah tradisional Bali tersebut meraih penghargaan internasional dalam ajang Asian Tourism & Hospitality Awards 2025-2026.
Penghargaan ini diraih atas prestasi dalam menjaga kelestarian alam, budaya, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia pada Kamis (14/5/2026) lalu.
Kawasan Jatiluwih yang masuk dalam Warisan Budaya Dunia UNESCO itu dikenal sebagai destinasi wisata berbasis pertanian berkelanjutan dengan panorama terasering sawah serta penerapan sistem subak yang tetap dijaga masyarakat setempat. [ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/YU]