Bahaya Besar Teknologi Kecerdasan Buatan untuk Peradaban, Elon Musk Bilang Gini...

Poptren

Rabu, 22 Februari 2023 | 07:22 WIB
Bahaya Besar Teknologi Kecerdasan Buatan untuk Peradaban, Elon Musk Bilang Gini...
Elon Musk (Instagram/@elonrmuskk)

Poptren.suara.com - Elon Musk pendiri Tesla dan sosok di balik terciptanya teknologi kecerdasan buatan (AI) ChatGPT, memperingatkan bahwa AI adalah 'salah satu risiko terbesar' bagi peradaban.

Meski ChatGPT menunjukkan bahwa kecerdasan buatan telah menjadi sangat canggih, ini adalah sesuatu yang harus kita khawatirkan, demikian miliarder teknologi itu.

"Salah satu risiko terbesar bagi masa depan peradaban adalah AI," kata Musk kepada para peserta World Government Summit di Dubai, Uni Emirat Arab, mengutip CNBC.

"Hal ini bisa positif atau negatif dan memiliki potensi yang besar, janji yang besar, dan kemampuan yang besar," kata Musk. Namun, ia menekankan bahwa "dengan itu ada bahaya besar," tandasnya.

Bos Tesla, SpaceX, dan Twitter ini pun ditanyai soal bagaimana ia melihat perkembangan teknologi 10 tahun ke depan.

Seperti kita tahu, Musk adalah salah satu pendiri OpenAI, sebuah perusahaan rintisan di Amerika Serikat yang mengembangkan ChatGPT sejak 2015, sebuah alat yang diprogram untuk memahami bahasa manusia dan menghasilkan respons berdasarkan data dalam jumlah besar.

"ChatGPT telah mengilustrasikan kepada orang-orang betapa canggihnya AI," menurut Musk.

"AI telah maju untuk sementara waktu. Hanya saja, saat itu belum ada antarmuka pengguna yang dapat diakses oleh kebanyakan orang."

Ia juga menambahkan, bahwa AI belum memiliki aturan atau regulasi yang menjaga perkembangannya tetap terkendali, seperti pada industri mobil, pesawat terbang, dan obat-obatan, yang harus mematuhi standar keamanan yang telah ditetapkan.

baca juga

"Saya pikir kita perlu mengatur keamanan AI, sejujurnya," kata Musk.

"Menurut saya, ini adalah risiko yang lebih besar bagi masyarakat ketimbang mobil atau pesawat atau obat-obatan."

Miliarder ini memang telah lama memperingatkan soal bahaya pengembangan AI yang tak terkendali. Dia pernah mengatakan bahwa kecerdasan buatan "jauh lebih berbahaya" ketimbang hulu ledak nuklir.

Meski tak pernah disebutkan penyebabkan, Musk memang telah meninggalkan dewan direksi OpenAI pada tahun 2018, dan tidak lagi memiliki saham di perusahaan tersebut.

"Awalnya dibuat sebagai nirlaba sumber terbuka. Sekarang sudah menjadi sumber tertutup dan untuk mencari keuntungan. Saya tidak memiliki saham terbuka di OpenAI, saya juga tidak duduk di dewan direksi, dan saya juga tidak mengendalikannya dengan cara apa pun."

Salah satu alasan Musk memutuskan untuk mendirikan OpenAI--saat itu--adalah karena "Google tidak memberikan perhatian yang cukup terhadap keamanan AI," katanya.

Kehadiran ChatGPT bahkan telah menyebabkan pertarungan sengit antara Google dengan Microsoft. Seperti kita tahu, Microsoft adalah perusahaan yang telah berinvestasi di OpenAI dan mengintegrasikan perangkat lunaknya ke dalam peramban web, Bing.

Google membalas ChatGPT dengan alat saingannya sendiri, yang disebut Bard. Perusahaan ini sedang mengejar ketertinggalan, karena para investor mempertanyakan apakah ChatGPT akan menjadi ancaman bagi dominasinya dalam peramban web.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Video Elon Musk Ngaku Suka Konten Fitri Tropica, Awas Terkecoh

Heboh Video Elon Musk Ngaku Suka Konten Fitri Tropica, Awas Terkecoh

Entertainment | Senin, 20 Februari 2023 | 20:50 WIB

3 Keahlian Penulis yang Tidak Bisa Ditiru oleh Sistem Kecerdasan Buatan

3 Keahlian Penulis yang Tidak Bisa Ditiru oleh Sistem Kecerdasan Buatan

Your Say | Senin, 20 Februari 2023 | 14:17 WIB

Ini 3 Tools AI Canggih yang Ngebantu Banget Kerjaan Kamu

Ini 3 Tools AI Canggih yang Ngebantu Banget Kerjaan Kamu

Poptren | Senin, 20 Februari 2023 | 12:03 WIB

Terkini

Ngeri! Macan Kumbang Nyelonong Masuk Permukiman di Batang, Ternak Warga Jadi Korban

Ngeri! Macan Kumbang Nyelonong Masuk Permukiman di Batang, Ternak Warga Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Cegah Anggota Dewan 'Joget-Joget' Lagi, Musik Sidang Tahunan MPR 2026 Diatur Ulang

Cegah Anggota Dewan 'Joget-Joget' Lagi, Musik Sidang Tahunan MPR 2026 Diatur Ulang

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Temukan 36 Selongsong Peluru, Komanas HAM Dalami Dugaan Pelanggaran HAM Operasi Kembru

Temukan 36 Selongsong Peluru, Komanas HAM Dalami Dugaan Pelanggaran HAM Operasi Kembru

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Puan Maharani Ungkap 4 Nama Calon Petinggi BI Pilihan Presiden

Puan Maharani Ungkap 4 Nama Calon Petinggi BI Pilihan Presiden

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Kepala KUA Pulau Beringin Tewas Ditikam, Cekcok Berawal dari Jemuran Kopi

Kepala KUA Pulau Beringin Tewas Ditikam, Cekcok Berawal dari Jemuran Kopi

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Jokowi Tantang dr Tifa, Kalau Yakin 100 Persen Ijazahnya Palsu: Buktikan di Persidangan!

Jokowi Tantang dr Tifa, Kalau Yakin 100 Persen Ijazahnya Palsu: Buktikan di Persidangan!

Surakarta | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Cegah Kriminal, BRI Hadirkan Fitur Notifikasi Real-Time WhatsApp dan SMS di BRImo

Cegah Kriminal, BRI Hadirkan Fitur Notifikasi Real-Time WhatsApp dan SMS di BRImo

Bri | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:11 WIB

Singgung Soal Transaksi Rp 809 Miliar, Nadiem Makarim Optimistis Vonis 10 Tahun Bisa Dikoreksi

Singgung Soal Transaksi Rp 809 Miliar, Nadiem Makarim Optimistis Vonis 10 Tahun Bisa Dikoreksi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:11 WIB

Makam Sutrimo Dibongkar, Polisi Dalami Kematian Eks Karumga Febrie Adriansyah

Makam Sutrimo Dibongkar, Polisi Dalami Kematian Eks Karumga Febrie Adriansyah

Foto | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:10 WIB

Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Hadirkan Pendampingan dan Dukungan Usaha bagi UMKM Desa Brilian

Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Hadirkan Pendampingan dan Dukungan Usaha bagi UMKM Desa Brilian

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:09 WIB

×