Udah Tau Belum? Ini Sejarah dan Mitos yang Ada di Ranca Upas

Poptren

Sabtu, 11 Maret 2023 | 10:08 WIB
Udah Tau Belum? Ini Sejarah dan Mitos yang Ada di Ranca Upas
Ranca Upas. (Peter Saputra/Flickr)

Poptren.suara.com - Pihak pengelola wana wisata Ranca Upas akhirnya menutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan, Jumat malam (10/3/2023). Hal itu disebutkan sebagai salah satu upaya untuk memulihkan kembali padang sabana serta mengembalikan ekosistem yang rusak, akibat terdampak event motor trail yang berlangsung akhir pekan lalu, Minggu (5/3).

Selain memiliki panorama yang memanjakkan mata serta memiliki udara sejuk, nyatanya wilayah Ranca Upas memiliki sejarah yang unik serta mitos yang beredar hingga kini di masyarakat sekitarnya.

Tak banyak memang yang mengetahui sejarah Ranca Upas. Potren akan mengulasnya dengan menyarikannya dari berbagai sumber.

Rancaupas awalnya hanya diketahui sebagai bumi perkemahan dan penangkaran rusa, hingga akhirnya pihak pengelola menjadikan kawasan ini sebagai tempat wisata. Kamu dan keluarga bisa berkemah, masuk ke area penangkaran rusa dan memberinya makan, hingga berendam di dua kolam renang air panasnya. Bahkan Anda bisa menemukan taman bermain, warung-warung hingga coffee shop.

Ranca Upas cukup populer di beberapa waktu belakangan, karena dianggap sebagai salah satu wana wisata alternatif selain tempat wisata Kawah Putih, yang masih dalam satu wilayah di kawasan kaki Gunung Patuha tersebut.

Sejarah menyebut, awalnya Ranca Upas hanya salah satu tempat pelatihan Kopassus yang berupa hutan belantara dengan rawa yang luas. Setelah hutan tersebut aman dari binatang buas, Ranca Upas pun dijadikan hutan lindung oleh pihak Perhutani dan kemudian membukanya sebagai sebuah bumi perkembahan.

Upas, sosok penjaga 'gaib' keturunan Belanda

Ranca Upas. [Kurnia Lim/Flickr]
Ranca Upas. (sumber: Kurnia Lim/Flickr)

Mengutip Food Traveller Bandung, Ranca Upas sendiri memiliki makna khusus yang diambil dari bahasa Sunda. Ranca artinya rawa dan Upas merupakan petugas Perhutani/ranger yang melegenda di wilayah Gunung Patuha.

Diceritakan, jika Upas merupakan sosok petugas berbadan kekar setinggi 198 cm berkebangsaan Belanda. Upas meninggal saat melaksanakan tugas untuk menjelajahi rawa di kawasan itu, yang hingga kini bahkan mayatnya tidak pernah ditemukan.

Pada saat pembangunan kawasan wana wisata Ranca Upas, hanya seorang juru kunci yang bisa melakukan pemanggilan pada rusa-rusa dan memberinya makan langsung. Atas jasanya itulah hingga kini para rusa itu bisa berinteraksi dengan para wisatawan yang datang ke sana.

baca juga
Wana Wisata Ranca Upas. [Mustafa Iman/Poptren]
Wana Wisata Ranca Upas. (sumber: Mustafa Iman/Poptren)

Tak ada yang menampik jika Ranca Upas memang memiliki pemandangan yang memanjakan mata serta hawa yang sejuk. Kamu bisa menikmati keindahan pegunungan dan pepohonan di sekitarnya.

Jika membawa keluarga--terutama anak-anak--disarankan jangan lupa membawa jaket tebal, karena menjelang sore udara di Ranca Upas bisa sangat dingin.

Sementara bagi kamu yang ingin berkemah di Ranca Upas, bisa menyewa tenda serta perlengkapannya di warung-warung yang ada di dalam tempat wisata ini. Sewa tenda di sana cukup terjangkau tergantung besarnya tenda. Sedangkan untuk fasilitas kamar mandi dan tempat beribadahnya cukup terawat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akibat Event Motor Trail, Wisata Ranca Upas Tutup Sampai Waktu yang Tak Ditentukan

Akibat Event Motor Trail, Wisata Ranca Upas Tutup Sampai Waktu yang Tak Ditentukan

Poptren | Sabtu, 11 Maret 2023 | 09:40 WIB

Geger Kerusakan Lingkungan di Ranca Upas, Berikut 7 Surat Izin yang Dikantongi Penyelenggara Event Motor Trail

Geger Kerusakan Lingkungan di Ranca Upas, Berikut 7 Surat Izin yang Dikantongi Penyelenggara Event Motor Trail

Poptren | Jum'at, 10 Maret 2023 | 18:22 WIB

Lahannya Rusak akibat Event Trail di Ranca Upas, Ini 5 Fakta Bunga Edelweis

Lahannya Rusak akibat Event Trail di Ranca Upas, Ini 5 Fakta Bunga Edelweis

Your Say | Jum'at, 10 Maret 2023 | 20:30 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×