Poptren.suara.com - Salah satu jenis sayuran yang dikonsumsi masyarakat Indonesia adalah labu siam, atau Jipang atau disebut juga chayote. Meskipun banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia, namun lanu siam bukan berasal dari Indonesia, melainkan dari Thailand.
Berwarna hijau dan bentuknya yang seperti buah pir, beberapa penelitian menemukan ternyata labu siam memiliki banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Sebuah penelitian dari Universitas North Florida, Amerika bahkan menemukan bahwa labu siam mengandung banyak vitamin. Tidak hanya itu, labu siam juga merupakan sayuran yang jumlah kalorinya terhitung rendah namun berserat tinggi dan kaya akan mineral.
Labu siam juga termasuk dalam dalam keluarga Cucurbitaceae dan masih satu keluarga dengan mentimun serta labu kuning. Sebagai informasi, labu siam memiliki nama lain Sechium Edule. Labu siam bermanfaat untuk kesehatan, seperti mencegah penyakit hingga membantu pola diet. Perlu diingat, pohon labu siam termasuk jenis tanaman merambat yang memiliki sulur-sulur, dimana nantinya sulur tersebut menjadi tempat tumbuhnya.
Sebagai informasi tambahan, labu siam dapat tumbuh di tanah yang lembab, tidak becek dan tidak mengandung air, serta bisa dipanen setelah 30 hari dari masa tanamnya. Lalu, apa manfaat labu siam ? Beberapa manfaat labu siam diantaranya :
1. Bantu menurunkan berat badan
Labu siam mengandung 16 kalori dalam setiap 100 gramnya, serta tidak mengandung lemak jenuh dan kolesterol sama sekali. Tidak heran labu siam menjadi sayuran yang direkomendadikan bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan.
2. Bantu turunkan kolestrol
Labu siam dapat digunakan untuk mengendalikan tingkat kolesterol yang tinggi juga sangat baik untuk dikonsumsi penderita kolesterol tinggi.
3. Cegah penyakit kanker
Baca Juga: Alasan Ikan Hias Baik untuk Menjaga Kesehatan Mental
Labu siam mengandung antioksidan yaitu apigenin dan uteolin, dimana keduanya bermanfaat untuk melawan dan membersihkan radikal bebas penyebab kanker yang ada di dalam tubuh.
4. Sumber antioksidan
Sekitar tujuh miligram vitamin C ada di dalam labu siam, dimana vitamin tersebut merupakan salah satu anti oksidan yang dapat membantu mencegah kerusakan sel maupun untuk mencegah masuknya radikal bebas ke dalam tubuh. Untuk itu, dengan rutin mengonsumsi 100 gram labu siam, seseorang akan memenuhi sekitar 13 persen dari total kebutuhan vitamin C tubuh yang dianjurkan.
5. Cegah sembelit
Labu siam tinggi serat, maka dengan menambahkan labu siam pada makanan sehari-hari, asupan serat yang siperlukan tubuh akan bertambah. Karena serar dapat membantu melancarkan proses pencernaan di dalam tubuh dan mencegah terjadinya sembelit.
6. Cegah bayi lahir cacat