Wow, Biaya Operasional ChatGPT Perhari Rp10 Milyar. Terancam Bangkrut?

Poptren

Rabu, 16 Agustus 2023 | 08:08 WIB
Wow, Biaya Operasional ChatGPT Perhari Rp10 Milyar. Terancam Bangkrut?
ChatGPT (Pexels/matheus-bertelli)

Poptren.suara.com - Chatbot merupakan program buatan yang berbasis Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI). Chatbot diciptakan untuk mensimulasikan percakapan atau obrolan seolah-olah dari manusia dengan pengguna melalui berbagai platform.

Setelah menjadi viral pada bulan November yang lalu, Chatbot AI telah digunakan secara luas di seluruh dunia. Namun, tampaknya perusahaan ini tidak berada dalam posisi yang menguntungkan.

Menurut laporan dari majalah Analytics India, ChatGPT telah mengalami penurunan jumlah pengguna. Pada bulan Juni, sekitar 1,7 miliar orang menggunakan chatbot AI ini, namun angka tersebut turun 12 persen menjadi 1,5 miliar pengguna aktif pada bulan Juli.

Laporan produk dari OpenAI pada bulan April lalu mengungkap bahwa operasional ChatGPT menghabiskan biaya sekitar 700 ribu dolar atau sekitar Rp 10 miliar setiap harinya. Selain itu, perusahaan mengalami kerugian yang cukup besar, di mana Sam Altman, pendiri OpenAI, mengalami kerugian sebesar 540 juta dolar AS atau sekitar Rp 7,97 triliun sejak peluncuran ChatGPT. Biaya operasional sebesar 700 ribu dolar AS per hari didanai oleh Microsoft dan investor lain.

Di sisi lain, OpenAI juga telah merekrut sejumlah posisi dengan gaji yang mengesankan. Selain itu, perusahaan ini juga memperluas kantornya di London, yang semuanya berkontribusi terhadap biaya operasional.

Menurut laporan dari India Today pada Senin (14/8/2023), awal bulan ini, laporan Windows Terbaru mengungkapkan bahwa OpenAI telah mengajukan permohonan merek dagang yang menunjukkan adanya GPT-5 di masa depan. Merek dagang AS tersebut terlihat oleh publikasi tersebut pada tanggal 18 Juli dan menunjukkan bahwa OpenAI mungkin berencana untuk segera mengungkapkan model bahasa baru yang dikenal sebagai LLM (Large Language Model).

Seorang pengguna di Twitter, dengan akun bernama "X," mengindikasikan bahwa salah satu faktor dari penurunan jumlah pengguna ChatGPT adalah adanya API yang bersaing. Banyak tempat kerja melarang penggunaan ChatGPT oleh karyawan, namun mereka menggunakan API ChatGPT untuk mengembangkan model bahasa besar (LLM) mereka sendiri dan mendorong karyawan untuk menggunakannya.

Pembahasan mengenai GPT-5 mengindikasikan bahwa OpenAI kemungkinan sedang merancang versi ChatGPT yang lebih canggih. Namun, belum ada rincian lebih lanjut yang diungkapkan, dan OpenAI belum tentu akan meluncurkan GPT-5 tahun ini.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bisa Berpikir Layaknya Mahasiswa, AI GPT-3 tetap Ada Kekurangannya

Bisa Berpikir Layaknya Mahasiswa, AI GPT-3 tetap Ada Kekurangannya

Your Say | Rabu, 09 Agustus 2023 | 14:12 WIB

5 Fakta Menarik Aplikasi ChatGPT Android, 100 Juta Pengguna Aktif Bulanan

5 Fakta Menarik Aplikasi ChatGPT Android, 100 Juta Pengguna Aktif Bulanan

Tekno | Selasa, 25 Juli 2023 | 15:44 WIB

Terkini

Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama

Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama

Entertainment | Sabtu, 25 Juli 2026 | 05:00 WIB

Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat

Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat

Surakarta | Sabtu, 25 Juli 2026 | 05:00 WIB

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

×