Hanya Perlu Ditempelkan di Kulit, Kenalan Yuk Dengan KB Koyo!

Poptren | Suara.com

Rabu, 16 Agustus 2023 | 20:15 WIB
Hanya Perlu Ditempelkan di Kulit, Kenalan Yuk Dengan KB Koyo!
Alat kontrasepsi KB Koyo (https://unsplash.com/)

Poptren.suara.com – Banyak ibu-ibu yang masih takut mengunakan KB karena banyaknya kekurangan serta kelebihan yang mereka dengar.

Ada yang membuat gendut, haid yang tidak lancar serta bisa juga membuat asi tak lancar. Hal inilah yang sering di dengar para ibu-ibu tentang dampak penggunaan KB.

Namun, saat ini ada KB yang tak perlu disuntik dan dikonsumsi. KB ini lebih mudah digunakan dan bisa dilepaskan sesuai dengan keinginan pengguna.

KB Koyo adalah salah satu kontrasepsi terbaru yang berbentuk persegi tipis dan kecil. Jika dibandingkan dengan kontrasepsi yang lainnya.

Cara KB Koyo juga mudah digunakan, hanya perlu ditempelkan di salah satu bagian tubuh wanita.

Salah satu akun TikTok dengan nama @aptsandry mengatakan bahwa pemilihan salah satu bagian tubuh yang akan ditempelkan KB koyo disarankan paling banyak lemaknya seperti lengan, bokong, perut bagian bawah dan punggung.

Hal ini disarankan karena takutnya terjadi iritasi jika digunakan disebarang titik ditubuh.

Dalam video yang menjelaskan tentang KB koyo, sang pemilik aku juga menjelaskan tentang tata cara penggunakan KB tersebut.

“KB koyo ini dipakai saat hari pertama menstruasi, KB koyo ini harus diganti per 7 hari atau seminggu dengan hari yang sama (ganti hari selasa dan minggu depannya hari selasa harus kembali diganti) selama tiga minggu” Ucap Sandry.

“Tapi diminggu keempat, kalian nggak usah pakai lagi yang koyo KB-nya, supaya kalian bisa menstruasi lagi” tambah Sandry.

Bagaimana jika lupa melepaskan koyo tersebut saat minggu keempat?

Sandry menjelaskan bahwa hal tersebut bisa mengganggu menstruasi kalian bahkan kalian bisa tak menstruasi.

Dikutip dari Alodokter, KB koyo ini bekerja dengan cara melepaskan hormon progesteron dan estrogen ke dalam aliran darah.

Pelepasan kedua hormon ini beguna untuk mencegah terjadinya proses ovulasi (pelepasan sel telur) di dalam ovarium selama siklus menstruasi.

Pelepasan hormon dari KB koyo ini berguna untuk mengentalkan lendir yang diproduksi di leher rahim (serviks) sehingga dapa menghambat jalannya seprma bertemu dengan sel telur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suami Nella Kharisma Tak Dapat 'Jatah' 3 Bulan Gara-gara Pil KB, Adakah Alat Kontrasepsi yang Tak Pengaruhi Siklus Haid?

Suami Nella Kharisma Tak Dapat 'Jatah' 3 Bulan Gara-gara Pil KB, Adakah Alat Kontrasepsi yang Tak Pengaruhi Siklus Haid?

Lifestyle | Kamis, 10 Agustus 2023 | 13:20 WIB

6 Risiko dan Dampak Penggunaan Pil KB pada Kesehatan Reproduksi Perempuan

6 Risiko dan Dampak Penggunaan Pil KB pada Kesehatan Reproduksi Perempuan

Your Say | Kamis, 10 Agustus 2023 | 08:20 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:27 WIB

Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis

Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis

Banten | Kamis, 30 April 2026 | 22:56 WIB

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 22:48 WIB

Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026

Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026

Banten | Kamis, 30 April 2026 | 22:45 WIB

Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak

Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak

Jabar | Kamis, 30 April 2026 | 22:41 WIB

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Jabar | Kamis, 30 April 2026 | 22:32 WIB

Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan

Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan

Bogor | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB