Ini Deretan Ikan yang Tidak Disarankan untuk Dikonsumsi

Poptren | Suara.com

Selasa, 29 Agustus 2023 | 09:21 WIB
Ini Deretan Ikan yang Tidak Disarankan untuk Dikonsumsi
Ilustrasi ikan (Freepik)

Poptren.suara.com - Salah satu sumber protein yang mudah di dapat dan penting adalah ikan. Namun tidak semua ikan boleh dikonsumsi, karena justru mendatangkan racun bagi tubuh.

Ikan banyak ragamnya, ikan termasuk yang paling sering dikonsumsi manusia karena merupakan salah satu sumber protein sekaligus mudah diolah. Tidak jarang ikan menjadi menu diet, karena selain mengandung protein yang tinggi, ikan omega-3 nya banyak tapi rendah kalori. Meski baik untuk tubuh, tapi ternyata tidak semua jenis ikan boleh dikonsumsi, karena justru mendatangkan racun untuk tubuh.

Apa saja ikan yang sebaiknya dihindari untuk dikonsumsi ? Beberapa ikan yang tidak disarankan dikonsumsi diantaranya :

1. Ikan buntal

Ikan ini tidak boleh dikonsumsi karena sudah menjadi rahasia umum bahwa ikan ini mengandung racun bernama tetrodotoksin yang sangat berbahaya karena racunnya menyerang sistem saraf dan sangat mematikan.

2. Gindara

Ikan satu ini dikenal juga sebagai tuna putih yang rasanya enak, namun ikan satu ini jangan terlalu sering dikonsumsi apalagi dalam jumlah banyak. Kenapa ? Karena ikan ini mengandung zat lemak bernama gempylotoxin, yang membuat dagingnya terasa lezat, namun bisa menimbulkan masalah pada usus, diare contohnya.

3. Hiu

Laman The Daily Meal menuliskan kadar merkuri dalam ikan hiu tinggi karena ikan satu ini merupakan predator terbesar di lautan. Ikan hiu menjadi salah satu sajian yang disukai banyak orang.

4. Kerapu

Kerapu kandungan merkurinya tinggi sehingga masuk dalam daftar ikan yang sebaiknya tidak dikonsumsi. Selain itu ikan satu ini juga rentan terhadap penangkapan berlebihan.

5. Sidat

Situs Seafood Watch from Monterey Bay Aquarium memaparkan ikan sidat masuk dalam daftar ikan yang harus dihindari karena penangkapannya yang berlebihan sehingga mengancam kepunahannya. Selain itu, sidat cenderung mudah menyerap dan menyimpan bahan kimia serta kontaminan yang berbahaya untuk tubuh, seperti polychlorinated biphenyls.

6. Tilapia

Pada laman Dr Axe tercantum penelitian yang diterbitkan Journal of American Dietetic Association, mengemukakan bahwa mengonsumsi ikan tilapia dapat memicu peradangan. Tilapia memang mengandung asam lemak omega-3 yang rendah, namun kadar omega-6 nya lebih tinggi. Sehingga memicu peradangan berkepanjangan yang memperburuk berbagai penyakit kronis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lirik Lagu "Ikan dalam Kolam" | El Corona feat Muqadam

Lirik Lagu "Ikan dalam Kolam" | El Corona feat Muqadam

| Rabu, 08 Maret 2023 | 15:26 WIB

Sedang Ingin Membentuk Otot? Ini Jumlah Asupan Protein yang Kamu Butuhkan

Sedang Ingin Membentuk Otot? Ini Jumlah Asupan Protein yang Kamu Butuhkan

| Kamis, 12 Januari 2023 | 15:00 WIB

Tanaman Umbi yang Mengandung Protein

Tanaman Umbi yang Mengandung Protein

| Kamis, 18 Agustus 2022 | 09:06 WIB

Mitos Tentang Karbohidrat dan Protein

Mitos Tentang Karbohidrat dan Protein

| Sabtu, 23 Juli 2022 | 03:00 WIB

Terkini

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Kalbar | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:51 WIB

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:03 WIB

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:00 WIB

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:29 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:00 WIB