Sedang Ingin Membentuk Otot? Ini Jumlah Asupan Protein yang Kamu Butuhkan

Poptren | Suara.com

Kamis, 12 Januari 2023 | 15:00 WIB
Sedang Ingin Membentuk Otot? Ini Jumlah Asupan Protein yang Kamu Butuhkan
Protein Hewani (suara.com)

Poptren.suara.com - Banyak pria mendambakan otot yang kuat, besar, dan atletis. Hal ini dapat dicapai dengan rutin melakukan resistance training (latihan kekuatan) dan mengonsumsi protein dalam jumlah serta jenis yang sesuai.

Protein sangat vital dalam membangun otot karena asam amino (bahan penyusun protein) membantu memelihara jaringan otot. 

Lalu, berapa banyak protein yang dibutuhkan seseorang apabila ingin membentuk otot? Simak selengkapnya di bawah ini. 

Jumlah Protein untuk Membentuk Otot

The Academy of Nutrition and Dietetics mengatakan bahwa rata-rata orang membutuhkan 0.8 gram protein per kilogram berat badan. Jadi, seseorang dengan berat badan 75 kg perlu mengonsumsi sekitar 60 gram protein per harinya. 

Akan tetapi, kebutuhan protein seseorang bisa berbeda-beda tergantung usia dan aktivitas. 

Sebagai contoh, menginjak usia 50 tahun, para ahli menyarankan untuk meningkatkan asupan protein sebanyak satu gram per kilogram berat badan guna mempertahankan massa otot. 

Orang yang rutin berolahraga juga perlu mengonsumsi lebih banyak protein dari asupan harian yang direkomendasikan.

Jadi, jika kamu berolahraga angkat beban secara teratur untuk meningkatkan massa otot, maka kamu membutuhkan 1.2-1.7 gram protein per kilogram berat badan per harinya. 

Jenis-Jenis Makanan yang Mengandung Protein Tinggi

Ada banyak sumber makanan kaya protein yang dapat kamu konsumsi untuk membentuk dan mempertahankan massa otot, yaitu:

-Daging merah
-Ikan
-Telur
-Tahu
-Kacang-kacangan dan biji-bijian
-Susu dan produk susu seperti keju dan yoghurt

Selain itu, kamu juga dapat mengonsumsi whey protein untuk membangun massa otot. Khususnya jika kamu super sibuk, atau tidak bisa memenuhi asupan protein dari makanan saja.  

Hal yang juga penting diperhatikan saat mengonsumsi protein untuk membentuk otot adalah, janganlah terlalu berlebihan. 

Bila tubuh kelebihan protein, ada beberapa dampak buruk yang bisa terjadi seperti kerusakan ginjal, peningkatan risiko stroke, serta membuat tulang keropos. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Manfaat Telur Puyuh untuk Kesehatan Tubuh, Bisa Perbaiki Massa Otot

4 Manfaat Telur Puyuh untuk Kesehatan Tubuh, Bisa Perbaiki Massa Otot

Your Say | Rabu, 04 Januari 2023 | 16:45 WIB

Ingin Otot Seperti Binaragawan? Konsumsi 3 Minuman Tinggi Protein Ini!

Ingin Otot Seperti Binaragawan? Konsumsi 3 Minuman Tinggi Protein Ini!

Your Say | Jum'at, 23 Desember 2022 | 16:43 WIB

Tak Cuma Enak, Ini 5 Kandungan Nutrisi Ikan Lele yang Baik untuk Kesehatan

Tak Cuma Enak, Ini 5 Kandungan Nutrisi Ikan Lele yang Baik untuk Kesehatan

Your Say | Rabu, 30 November 2022 | 14:18 WIB

Terkini

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:43 WIB

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:22 WIB

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

Sumut | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:21 WIB

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Kalbar | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:02 WIB

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Video | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:00 WIB

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:43 WIB

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:34 WIB

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Jatim | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:14 WIB

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:05 WIB

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:03 WIB