Festival Film HAM 2015 Mengingatkan yang Terlupakan

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 06 Desember 2015 | 05:05 WIB
Festival Film HAM 2015 Mengingatkan yang Terlupakan
Ilustrasi Hak Asasi Manusia (Shutterstock)

Suara.com - Sebanyak empat film pendek bertema HAM diputar perdana, Jumat (5/12/2015) kemarin dalam Festival Film Rekoleksi Memori di Kineforum, Taman Ismail Marzuki. Film-film ini diproduksi khusus untuk acara Rekoleksi Memori untuk memperingati Hari HAM tahun ini.

Keempat film adalah "Tida Lupa" karya sutradara Asrida Elisabeth, "Tarung" karya sutradara Steve Pillar Setiabudi, "Saudara dalam Sejarah" karya sutradara Amerta Kusuma, dan "The Anatomy of Terror" karya sutradara Bayu Prihantoro Filemon. Kecuali "The Anatomy of Terror" yang merupakan film fiksi, ketiga film lainnya adalah dokumenter.

Yulia Evina Bhara, yang merupakan produser keempat film ini, menjelaskan bahwa keempat film yang diproduksi adalah upaya untuk merumah-kacakan sejarah tentang tragedi kemanusiaan 65. Seperti "Tida Lupa". Di film ini Asrida bercerita tentang bagaimana orang yang berada di pelosok, di Pulau Flores nun jauh, kemudian bergabung menjadi anggota PKI yang merupakan partai resmi saat itu. Akhirnya menjadi korban.

"Film ini menjadi ruang di mana untuk pertama kalinya saksi, korban yang selamat, dan keluarga dari korban yang hidup bercerita, setelah 50 tahun peristiwa itu terjadi," ujar Astrida.

Lalu Amerta Kusuma dalam "Saudara dalam Sejarah" bercerita tentang seorang anak bangsa yang bercita-cita tinggi untuk memajukan indonesia dengan ikut program Soekarno sekolah keluar negeri. berakhir dengan kenyataan: tak dapat pulang ke Indonesia pascatragedi 65.

Ia pun akhirnya terpaksa hidup di luar negeri berpuluh tahun, dan tak bisa bertemu dengan keluarga di Tanah Air. Sedangkan "Tarung" bercerita tentang Sanggar Bumi Tarung yang merupakan perwakilan komunitas seni yang menjadi korban kekerasan Orde Baru.

Satu-satunya fiksi dalam film baru Rekoleksi Memori adalah "The Anatomy of Terror" yang berupaya menggambarkan sebuah dialog intim antara seorang tentara dan seorang tawanan; dialog tentang luka, kesetiaan, pengkhianatan, drama, dan teror. Diungkapkan Bayu Prihantoro Filemon, dalam banyak peristiwa, tampak jelas bahwa kekerasan dan reproduksi kekerasan merupakan hak monopoli negara. Tak terkecuali bila negara dan sinema bekerja bersama untuk mereproduksi kekerasan dan teror, dengan mengatasnamakan sejarah.

"Sebagai generasi yang dilahirkan pada akhir dekade 80-an, penting kiranya bagi saya untuk tetap berkeyakinan bahwa sebagian sejarah bangsa ini dibangun melalui fiksi dan fantasi," tutur Bayu.

Setelah pemutaran perdana, keempat film masih diputar selama Festival Film Rekoleksi Memori di Kineforum, TIM hingga 10 Desember. Jadwal bisa dilihat di www.lawanimpunitas.com.

Berikut sinopsis keempat film itu:

Tida Lupa (2015)
Durasi : 20 Menit
Produser : Yulia Evina Bhara, Amerta Kusuma
Sutradara : Asrida Elisabeth

Sinopsis
Jauh di Pelosok Barat Pulau Flores, orang-orang yang diduga terlibat gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI) dikumpulkan di Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai untuk menjalani pemeriksaan terkait keterlibatan mereka. Ada yang kemudian dibebaskan dan ada juga yang dieksekusi mati di Pekuburan umum Puni.

Di tengah ketidaktahuan, penyangkalan, juga keterbatasan dokumen-dokumen yang bisa menjelaskan tentang bagaimana peristiwa sejarah itu terjadi di Manggarai, bagaimana memori korban yang bebas dari eksekusi mati? Bagaimana memori keluarga yang ditinggal? Dan bagaimana memori para saksi?

Meski dibungkam, diam begitu lama dalam ketakutan, tapi mereka tidak lupa.

Tarung (2015)
Durasi : 27 Menit
Produser : Yulia Evina Bhara, Amerta Kusuma
Sutradara : Steve Pillar Setiabudi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kerjasama Sipil -Pemerintah  Hasilkan Deklarasi Kota Ramah HAM

Kerjasama Sipil -Pemerintah Hasilkan Deklarasi Kota Ramah HAM

Press Release | Jum'at, 27 November 2015 | 14:42 WIB

Menkumham Resmikan Program Kota Ramah HAM 11 Desember

Menkumham Resmikan Program Kota Ramah HAM 11 Desember

News | Rabu, 25 November 2015 | 15:37 WIB

Begini Suasana Pengadilan Rakyat Kasus HAM 1965 di Den Haag

Begini Suasana Pengadilan Rakyat Kasus HAM 1965 di Den Haag

News | Selasa, 10 November 2015 | 22:05 WIB

Aktivis HAM Perempuan Tewas Diberondong Peluru

Aktivis HAM Perempuan Tewas Diberondong Peluru

News | Sabtu, 25 April 2015 | 19:29 WIB

Survei: Akses Internet adalah Hak Asasi Manusia

Survei: Akses Internet adalah Hak Asasi Manusia

Tekno | Selasa, 25 November 2014 | 18:07 WIB

Desember Pemerintah Bentuk Pasukan Penjaga Laut

Desember Pemerintah Bentuk Pasukan Penjaga Laut

News | Kamis, 13 November 2014 | 17:55 WIB

Amal Alamuddin, Tak Hanya Cantik Tapi Juga Cerdas

Amal Alamuddin, Tak Hanya Cantik Tapi Juga Cerdas

Lifestyle | Senin, 29 September 2014 | 10:16 WIB

Terkini

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Video | Rabu, 09 September 2026 | 21:45 WIB

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:22 WIB

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:20 WIB

29 Pelajar Jakarta Terjaring Demo 27 Agustus Dikirim ke Barak TNI, Disdik: Pembinaan Karakter

29 Pelajar Jakarta Terjaring Demo 27 Agustus Dikirim ke Barak TNI, Disdik: Pembinaan Karakter

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:13 WIB

DPR Tampung Aspirasi Kepala Desa AMJ, Dorong Koordinasi Tahapan Pilkades

DPR Tampung Aspirasi Kepala Desa AMJ, Dorong Koordinasi Tahapan Pilkades

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:11 WIB

Sempat Hilang Arah, Lea Simanjuntak Curhat Lewat Lagu 'Ruang di Hatimu'

Sempat Hilang Arah, Lea Simanjuntak Curhat Lewat Lagu 'Ruang di Hatimu'

Entertainment | Rabu, 09 September 2026 | 21:06 WIB

Elite Politik Kumpul di GBK, Puan Saksikan SBY-AHY Sambut Prabowo-Gibran di HUT Demokrat Ke-25

Elite Politik Kumpul di GBK, Puan Saksikan SBY-AHY Sambut Prabowo-Gibran di HUT Demokrat Ke-25

News | Rabu, 09 September 2026 | 20:53 WIB

Sunscreen Apa yang Bikin Wajah Glowing? Ini 9 Rekomendasi Terbaik untuk Kamu

Sunscreen Apa yang Bikin Wajah Glowing? Ini 9 Rekomendasi Terbaik untuk Kamu

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 20:50 WIB

AHY Klarifikasi Isi Pidato Sebelumnya, Tegaskan Demokrat Bersama Prabowo

AHY Klarifikasi Isi Pidato Sebelumnya, Tegaskan Demokrat Bersama Prabowo

News | Rabu, 09 September 2026 | 20:42 WIB

5 Cara Membersihkan Karet Kulkas yang Berjamur agar Bersih Lagi

5 Cara Membersihkan Karet Kulkas yang Berjamur agar Bersih Lagi

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 20:30 WIB

×