GO-JEK Bantu Antar Obat Warga Banyuwangi

Dythia Novianty

Jum'at, 13 Oktober 2017 | 18:46 WIB
GO-JEK Bantu Antar Obat Warga Banyuwangi
Pemkab Banyuwangi menggandeng GO-JEK menandatangani nota kerja sama. [GO-JEK]

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggandeng GO-JEK menandatangani nota kesepakatan untuk kerja sama pelayanan publik. Tahap awal kerja sama, GO-JEK akan membantu penyediaan jasa GO-SEND untuk pengantaran obat kepada warga kelas menengah bawah yang membutuhkan.

Berlokasi di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengutarakan bahwa program ini merupakan langkah strategis Banyuwangi untuk meningkatkan pelayanan publik.

“Di era digital seperti sekarang ini, kita harus mampu mengikuti perkembangan inovasi. Pelayanan publik pun harus bisa memanfaatkan teknologi demi kesejahteraan masyarakat. Kerja sama dengan GO-JEK ini kami harapkan bisa mempercepat proses pelayaan publik di Banyuwangi,” ujarnya dalam keterangan resminya.

Menurutnya, kerja sama pengantaran obat ini akan menjadi program uji coba untuk bisa menyentuh layanan lainnya.

“Pengantaran obat menggunakan GO-SEND ini akan mendukung program Kabupaten Banyuwangi terdahulu, yaitu Gancang Aron yang juga bergerak di pengantaran obat. Dengan penambahan armada dari GO-JEK, maka pengiriman obat kami harapkan akan lebih cepat,” jelas Anas.

“Nanti, kami juga merencanakan agar kerja sama dengan GO-JEK bisa membantu pengembangan pelayanan publik lainnya seperti UMKM dan Pariwisata. Kami akan terus membuka potensi-potensi kerja sama yang lain,” tambahnya.

CEO GO-JEK Nadiem Makarim mengutarkan rasa bangganya karena mendapatkan kesempatan mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

“Dari awal, GO-JEK hadir untuk bisa membantu berbagai permasalahan sosial di Indonesia dan kami sangat senang karena Pemerintah Banyuwangi memanfaatkan layanan kami untuk bisa membantu masyarakat yang lebih luas lagi," ujarnya.

Menurut dia, dengan adanya kerja sama pengantaran obat ini, pasien rawat jalan tidak perlu lagi menunggu di apotek. Mereka dapat pulang ke rumah setelah menyetorkan resep, kemudian obat akan diantarkan oleh mitra pengemudi.

baca juga

"Dengan cara seperti ini, kita bersama bisa melihat bagaimana inovasi bisa membantu pelayanan yang lebih cepat dan memberikan dampak sosial yang nyata,” ujar Dimas Malikulkusno Utomo, Senior Vice President Public Policy and Government Relations GO-JEK yang hadir dalam penandatangan nota kerja sama tersebut.

“Para mitra juga akan mendapatkan pembekalan pelatihan cara pengantaran obat yang tepat untuk memastikan layanan yang baik, bekerja dengan para pakar dari Dinas Kesehatan Banyuwangi dan RSUD setempat,” tambah Dimas.

Kerja sama ini juga melengkapi berbagai usaha pemerintah Banyuwangi dalam meningkatkan pelayanan publik. Beberapa waktu lalu, Pemkab Banyuwangi juga meluncurkan Mal Pelayanan Publik sebagai tempat terpadu berbagai pengurusan dokumen sesuai kebutuhan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pesan Go-Jek Kini Bisa Lewat Google Maps

Pesan Go-Jek Kini Bisa Lewat Google Maps

Tekno | Selasa, 09 Agustus 2016 | 17:44 WIB

Go-Jek Rekrut Pengemudi Go-Car di 10 Kota

Go-Jek Rekrut Pengemudi Go-Car di 10 Kota

Tekno | Jum'at, 27 Mei 2016 | 19:12 WIB

Gojek Berencana Lakukan Aksi Tandingan, Ini Pendapat Nadiem

Gojek Berencana Lakukan Aksi Tandingan, Ini Pendapat Nadiem

Tekno | Selasa, 22 Maret 2016 | 18:09 WIB

Temui Teten, CEO Go-Jek Beri Saran Soal Menata Transportasi

Temui Teten, CEO Go-Jek Beri Saran Soal Menata Transportasi

News | Sabtu, 19 Desember 2015 | 05:30 WIB

Ke Istana, CEO Go-jek Berterimakasih pada Pemerintahan Jokowi-JK

Ke Istana, CEO Go-jek Berterimakasih pada Pemerintahan Jokowi-JK

News | Sabtu, 19 Desember 2015 | 01:30 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×