Y.A.I Selenggarakan SEMNAS-IKRAITH II 2018

Fabiola Febrinastri
Y.A.I Selenggarakan SEMNAS-IKRAITH II 2018
Y.A.I menyelenggarakan SEMNAS-IKRAITH II 2018. (Dok: YAI)

Industri kreatif adalah bagian tak terpisahkan dari ekonomi kreatif.

Suara.com - Informatika, teknologi dan industri kreatif memiliki peran strategis dalam menciptakan transformasi sosial menuju masyarakat yang lebih produktif, inovatif, dan kolaboratif. Penyebaran informasi melalui segala macam media dengan memanfaatkan TIK akan menjalin keterhubungan antar elemen masyarakat dan penciptaan produk-produk, baik berupa perangkat, jasa, ataupun konten yang berkualitas, dan dapat menghasilkan suatu sistem ekonomi pengetahuan yang diperlukan untuk meningkatkan keunggulan lokal dan nasional Indonesia untuk memasuki pasar dunia, sehingga memiliki daya saing global yang lebih kuat.

Dalam Rencana Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2015 - 2020, industri kreatif adalah bagian tak terpisahkan dari ekonomi kreatif. Industri kreatif berpotensi untuk dikembangkan terutama di Indonesia, karena bangsa Indonesia memiliki sumber daya insani kreatif dan warisan budaya yang kaya.

Industri kreatif, bila terus digali potensinya dan dikembangkan berkelanjutan yang fokus pada penciptaan barang dan jasa, dengan mengandalkan keahliannya, bakat dan kreativitas sebagai kekayaan intelektual, tidak dapat dipungkiri dapat memperkuat citra dan identitas, sehingga dapat memberikan kontribusi secara signifikan bagi perekonomian untuk bangkit, bersaing dan meraih keunggulan dalam ekonomi global.

Industri kreatif juga diharapkan dapat menjawab tantangan seperti isu global warming, pemanfaatan energi terbarukan, dan pengangguran emisi karbon, karena arah pengembangan industri kreatif  akan menuju pola industri ramah lingkungan dan penciptaan nilai tambah produk dan jasa dari intelektualitas sumber daya terbarukan yang dimiliki Indonesia.

Kampus Y.A.I mengadakan Seminar Nasional Industri Kreatif Informatika, Teknologi dan Humaniora II (SEMNAS-IKRAITH II), yang mengangkat tema “Peluang dan Tantangan Pengembangan Digitalpreneur dan Creativepreneur”. Acara ini diharapkan dapat memberi maanfaat dalam mengembangkan Ilmu pengetahuan dan teknologi, serta dapat merekomendasikan hasil penelitian para akademisi, praktisi dalam rangka saling sharing informasi, pengalaman, sarana pengembangan kreativitas iptek dan membentuk networking yang akan memberi andil pada pengembangan riset yang aplikatif, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Seminar ini akan dilaksanakan pada Rabu  (10/10/2018), pukul  08.00 - 16.00 WIB, di  Aula Gedung Fakultas Ilmu Komunikasi Lt. 6 UPI Y.A.I, Jalan Pangeran Diponegoro No. 74, Jakarta Pusat.

Keynote speaker, Triawan Munaf (Kepala Badan Ekonomi Kreatif ), dengan nara sumber Ni Luh Djelantik (Desainer Sepatu Go Internasional/ Bintang Iklan Top Challenge), Hokky Situngkir (Presiden Bandung Fe Institute, Yayasan Sobat Budaya dan BFI Tech),  Prof. Dr. Ir. Teddy Mantoro, MSc. (Guru Besar Universitas Sampoerna), dan Prof. Dr. Ibnu Hamad (Guru Besar Universitas Persada Indonesia Y.A.I).

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS