Fungsi Sertifikasi Pengelolaan Hutan di Industri Kayu dan Kertas

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Senin, 15 Oktober 2018 | 19:44 WIB
Fungsi Sertifikasi Pengelolaan Hutan di Industri Kayu dan Kertas
Pentingnya sertfikasi pengelolaan hutan untuk industri kayu dan kertas. (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Dengan jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 250 juta orang, penggunaan produk kayu dan kertas di Indonesia berpotensi membuat hutan gundul jika tak ditangani dengan baik.

Penggunaan kayu dan kertas yang tinggi dikhawatirkan akan mengancam keberlanjutan hutan dunia, termasuk Indonesia.

Dan meskipun kesadaran lingkungan telah tumbuh, namun keterbatasan informasi membuat masyarakat Indonesia cenderung masih kesulitan memilih produk kayu dan kertas yang mengutamakan keberlanjutan hutan.

Misalnya, penggunaan pensil untuk keperluan sehari-hari. Pensil dikenal sebagai salah satu benda yang dibuat dengan bahan baku utama kayu. Untuk itu, penting memilih produk pensil yang peduli dengan keberlangsungan lingkungan hidup.

Untuk membedakan produk yang mengutamakan keberlangsungan hutan, dibuat standar sertifikasi pengelolaan hutan yang dikembangkan oleh Forest Stewardship Council (FSC).

Standar FSC ini diupayakan dapat membuat konsumen dan industri memilih bahan baku kayu dan kertas dari hutan yang dikelola secara bertanggung jawab. Nah, salah satu industri yang sudah menggunakan bahan kayu dari sertifikasi FSC adalah pensil produksi Faber-Castell Indonesia.

"Sekitar 52 persen kayu dari produksi kami telah disertifikasi FSC," kata Manager Quality Control Faber-Castell Indonesia, Sapto Putranto di Pabrik FCII di kawasan Narogong, Bekasi, Senin, (15/10/2018).

Ada tiga standar pengelolaan hutan yang bertanggung jawab berdasarkan standar sertifikasi FSC. Tiga pilar tersebut adalah lingkungan, sosial, dan produksi.

Sementara itu, produk yang menggunakan bahan baku kayu dan kertas dari hutan yang bersertifikat FSC dapat dikenali dengan tanda FSC pada produk.

baca juga

Kata Sapto, selain bentuk komitmen, sertifikasi FSC sangat penting untuk penjualan produk kayu dan kertas ekspor keluar Indonesia.

"Sertifikasi (FSC) di pasar domestik tentu tidak berpengaruh, tapi pasar internasional ada yang beberapa meminta produk pensil kayu yang tersertifikasi, seperti di Eropa, Australia, dan Jepang," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polda Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Pembakaran Hutan

Polda Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Pembakaran Hutan

News | Minggu, 07 Oktober 2018 | 22:45 WIB

Hutan Tertua di Dunia Ada di Kalimantan, Usianya Ratusan Tahun

Hutan Tertua di Dunia Ada di Kalimantan, Usianya Ratusan Tahun

Lifestyle | Kamis, 04 Oktober 2018 | 14:56 WIB

Jelajahi Hutan, Pemotor Ini Rekam Penampakan Diduga Pocong

Jelajahi Hutan, Pemotor Ini Rekam Penampakan Diduga Pocong

Otomotif | Selasa, 02 Oktober 2018 | 20:00 WIB

KLHK Tagih Perusahaan Pembabat Hutan Rp 16,2 Triliun

KLHK Tagih Perusahaan Pembabat Hutan Rp 16,2 Triliun

News | Selasa, 11 September 2018 | 09:11 WIB

Kebakaran Hutan, Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup

Kebakaran Hutan, Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 06:15 WIB

Terkini

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

×