Miwon Indonesia - Dompet Dhuafa Bantu Pemberdayaan Tukang Bakso

Fabiola Febrinastri
Miwon Indonesia - Dompet Dhuafa Bantu Pemberdayaan Tukang Bakso
Miwon Indonesia dan Dompet Dhuafa memberi bantuan bagi pedagang bakso di Jakarta dan Jawa Timur. (Dok: Dompet Dhuafa)

Sebanyak 390 pedagang kecil diberi pelatihan dan modal.

Suara.com - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke -45, PT Miwon Indonesia menyelenggarakan "Program Pedagang Tangguh Miwon 7", di kantor Miwon, Pulo Gadung, Jakarta Timur dan Driyorejo, Jawa Timur. Dalam program ini, Miwon bersinergi dengan Dompet Dhuafa sebagai mitra pelaksana program.

Program yang digagas sejak 2011 merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang difokuskan terhadap pedagang bakso sebagai sasaran program. Khusus 2018, bantuan program diberikan kepada 40 pedagang bakso, di 20 wilayah Jakarta dan 20 wilayah Surabaya.

Total mitra pedagang yang sudah dibina dari awal sampai saat ini sebanyak 390 orang.

Gagasan inisiasi "Pedagang Tangguh" dilatarbelakangi oleh kepedulian Miwon dan Dompet Dhuafa terhadap kondisi para pedagang bakso skala mikro yang masih terbatas dalam aspek produksi, managerial dan pemasaran. Keterbatasan ini menjadikan mereka jauh tertinggal dan kalah kompetitif dibandingkan dengan pedagang lainnya.

Apalagi saat ini, kehadiran daging bakso impor di Indonesia semakin menambah keterpurukan pedagang bakso kecil, padahal mereka adalah para pedagang hebat yang mempunyai skill, kompetensi dan semangat besar untuk menjadi pedagang sukses.

Melihat kondisi tersebut, Miwon dan Dompet Dhuafa berkomitmen untuk membantu menguatkan eksistensi para pedagang bakso supaya tetap survive, mandiri, dan dipercaya oleh publik. Bentuk bantuan yang dilakukan berupa modal usaha, yaitu 1 set gerobak dorong dan sarana penunjang, penguatan kapasitas mitra, serta pendampingan usaha regular selama satu tahun.

Adapun penguatan kapasitas, diimplementasikan melalui pelatihan-pelatihan yang dapat menambah pengayaan dan pemahaman mitra mengenai aspek keamanan pangan, strategi pengembangan wirausaha, pengelolaan keuangan dan penguatan kelembagaan lokal.

“Kami berharap, dengan program ini, para pedagang bakso dapat lebih mandiri secara finansial, sehingga diharapkan dapat memperbaiki taraf hidup keluarganya dengan tetap menyajikan makanan halal, sehat dan layak konsumsi yang bebas boraks, formalin dan pewarna tekstil," ujar Lim Duk Jin, Presiden Direktur PT. Miwon Indonesia.

Peran Dompet Dhuafa dalam program ini adalah sebagai mitra pelaksana program, mulai dari seleksi pedagang, pengadaan perlengkapan usaha, sampai pendampingan intensif terhadap aspek kemajuan dan kemapanan bisnis pedagang bakso.

"Supaya program tepat sasaran, kami memiliki prosedur terkait seleksi dan verifikasi mitra melalui assessment yang komprehensif. Dengan terpilihnya mitra yang tepat, maka efektivitas dan keberhasilan program, berupa kemandirian ekonomi dapat terwujud. Hal ini sudah dibuktikan dengan peningkatan omzet dan penambahan daya beli oleh mitra pedagang yang sudah menerima bantuan program sebelumnya,” tutur Herdiansah, Direktur CSR Dompet Dhuafa.

Sasaran pedagang tidak hanya laki-laki, namun juga perempuan. Tahun ini, dari total 40 pedagang yang dibantu, terdapat 2 perempuan yang berdomisili di Surabaya.

Mereka sudah lama berjualan dan hasil penjualannya digunakan untuk membiayai sekolah anak-anak mereka. Tujuan lain dari pogram ini adalah untuk meningkatkan dan menguatkan peran perempuan sebagai pelaku usaha, sehingga tidak ada diskriminasi gender.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS