Apresiasi Seni Lewat Album, Masih Ngetren di Era Zaman Now?

M. Reza Sulaiman | Firsta Nodia
Apresiasi Seni Lewat Album, Masih Ngetren di Era Zaman Now?
Album adalah sebuah monumen yang sangat penting bagi semua musisi maupun penyanyi. (Dok. MLDJazzProject)

Digitalisasi membuat musisi enggan mengeluarkan album fisik.

Suara.com - Beberapa tahun ke belakang, setiap musisi mengeluarkan album sebagai bentuk dari eksistensi karyanya di dunia musik. Namun kini di era digitalisasi tampaknya para musisi maupun penyanyi lebih sering mengeluarkan single dalam bentuk file digital yang bisa diunduh secara gratis.

Nikita Dompas selaku salah satu perwakilan juri MLDJazzProject Season 3 mengakui bahwa ranah musik tanah air di era zaman now lebih banyak dibanjiri oleh single dibandingkan album. Padahal menurut dia, album adalah sebuah monumen yang sangat penting bagi semua musisi maupun penyanyi.

"Si pencipta lagu dan segenap musisinya itu sendiri. Seperti sebuah monumen, karya-karya musik yang dihasilkan tersebut dituang dalam sebuah wadah bernama album rekaman. Dari sinilah baik para musisi, pencipta lagu hingga penyanyi bisa mengklaim bahwa memiliki eksistensi karya dalam bentuk yang otentik dan nyata," ujar Nikita.

Menyadari bahwa pembuatan album sangat penting, terutama bagi musisi pendatang baru, Nikita mengatakan bahwa pihaknya beserta MLDSpot memberikan dukungan serta apresiasi yang luar biasa terhadap para pendatang baru berbakat yang tersaring melalui ajang MLDaretoperform 2017 lalu dengan pembuatan album sehingga mereka bisa menunjukkan karyanya lewat masyarakat luas," ujar Nikita.

MLDJazzProject Season 3 sendiri diawaki oleh Windy Hariyadi (vocal), Hansen Arief (drum), Hezky loe (gitar), M. Rizky (bass), Yosua (piano) dan Erick Giri (wind & brass section) akhirnya meluncurkan album perdananya dengan single "Dahulu". Sebuah masterpiece rilisan The Groove pada 1999 silam yang hingga hari ini masih akrab di telinga penikmat musik pop jazz.

"Ini merupakan lompatan besar dalam karir bermusik kami. Karena sudah umum bahwa untuk merilis satu single saja butuh usaha yang besar, apalagi sebuah almvum rekaman yang sudah pasti membutuhkan sumber daya luar biasa," ujar Windy, sang Vokalis.

Album ini sudah bisa diunduh melalui Digital Store yang berisi 10 lagu dengan komposisi enam lagu original karya masing-masing personil dengan tambahan empat lagu recycle untuk menunjukkan sisi musikalitas mereka.

Album ini juga tak lepas dari bantuan Music Director (MD) seperti Nikita Dompas, untuk enam lagu original yang dibuat para pemenang, Indra Perkasa untuk lagu “Di Dadaku Ada Kamu” dan Ronald Steven untuk lagu “Dahulu’, “Prahara Cinta" dan “Kala Cinta Menggoda".

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS