Daerah Terpencil Indonesia Masih Kekurangan Al Quran

M. Reza Sulaiman, Firsta Nodia

Selasa, 18 Desember 2018 | 19:26 WIB
Daerah Terpencil Indonesia Masih Kekurangan Al Quran
Badan Wakaf Al Quran sebut daerah terpencil kekurangan Al Quran. (Dok. BWA)

Suara.com - Al Quran merupakan kitab suci penganut agama Islam. Meski tergolong agama mayoritas, di sebagian daerah terpencil ternyata masih banyak masyarakat yang menghadapi masalah kekurangan Al Quran.

Hal ini disampaikan Heru Binawan, CEO Badan Wakaf Al Quran (BWA). Mengutip data Kementerian Agama, Heru mengatakan Indonesia kekurangan sekitar 2 juta Al Quran setiap tahunnya. Kekurangan tersebut belum bisa dipenuhi oleh Kemenag RI menyusul kasus korupsi yang mendera departemen pemerintahan tersebut.

"Oleh karena itu BWA mencoba berpartisipasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan Al Quran dengan bantuan dari kaum muslimin lainnya yang memiliki kelebihan harta dengan cara berwakaf Al Quran," ujar Heru di Jakarta, Selasa (18/12/2018).

Fakta bahwa masyarakat daerah terpencil membutuhkan AI Quran dijumpai tim BWA saat mendistribusikan Al Quran wakaf di suatu desa. Misalnya ketika anak-anak yang akan belajar AI Quran harus antre menunggu giliran karena Al Quran yang tersedia di TPA atau Mushola tersebut hanya satu buah saja.

"Bahkan ketika BWA mendistribusikan Al Quran terjemah di sebuah pulau di wilayah kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, ada seorang ibu yang begitu bersyukur menerima AI Quraan terjemahan. lbu tersebut sampai menangis, karena dia selama ini belum pernah membaca Al Quran dengan terjemahannya," tambah dia.

Selain itu sulitnya akses juga membuat masyarakat di daerah terpencil tidak terjamah Al Quran. Heru menceritakan ketika tim BWA menyisir sebuah lokasi di daerah Sumatera Selatan hanya dapat ditempuh menggunakan sampan kecil bermotor selama dua jam, karena tidak ada kendaraan jenis lain yang bisa menembus kawasan berawa itu.

"Bisa dibayangkan betapa rawan daerah-daerah seperti ini dari sisi aqidah dan pendidikan mereka, tentunya dukungan dari saudara mereka di perkotaan akan sangat membantu mereka," tambah dia.

Untuk mendistribusikan Al Quran wakaf ke daerah terpencil di Indonesia, BWA, kata Heru meluncurkan program #2019SejutaQuran Bangkitkan Indonesia. Dengan pengalaman mendistribusikan Al Qur'an wakaf selama 11 tahun ini ke berbagai tempat di pelosok Indonesia, BWA berharap tahun 2019 bisa menjadi Iandasan kuat bagi bangkitnya kesadaran muslim-muslim di perkotaan untuk membantu saudara-saudara mereka di daerah-daerah terpencil, bahkan hingga pulau-pulau terpencil.

"Karena saudara-saudara kita didaerah terpencil sangat membutuhkan Al Quran untuk bahan pendidikan ke lslaman di masyarakatnya, dapat dikatakan saat ini banyak daerah terpencil, bahkan hingga pulau-pulau terpencil," tandas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenag Keluarkan Al Quran Terjemahan Bahasa Aceh, Bugis dan Madura

Kemenag Keluarkan Al Quran Terjemahan Bahasa Aceh, Bugis dan Madura

News | Kamis, 13 Desember 2018 | 17:53 WIB

Kisah Guru Ngaji Pungut Al Quran di Runtuhan Masjid Gempa Palu

Kisah Guru Ngaji Pungut Al Quran di Runtuhan Masjid Gempa Palu

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 05:30 WIB

Cegah KDRT, Menteri Yohana Lakukan Ini di Lingkungan Kecil

Cegah KDRT, Menteri Yohana Lakukan Ini di Lingkungan Kecil

News | Kamis, 20 September 2018 | 07:45 WIB

Peduli Papua dan Lombok, Deloitte Indonesia Salurkan Rp 400 Juta

Peduli Papua dan Lombok, Deloitte Indonesia Salurkan Rp 400 Juta

Press Release | Sabtu, 25 Agustus 2018 | 10:50 WIB

Jokowi Nilai Al Quran Jadi Sumber Ajaran di Tengah Digitalisasi

Jokowi Nilai Al Quran Jadi Sumber Ajaran di Tengah Digitalisasi

News | Selasa, 05 Juni 2018 | 04:00 WIB

Terkini

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di  SPBU Makassar Mulai Melandai

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

News | Senin, 14 September 2026 | 06:55 WIB

Bukan Hanya Merah dan Biru, Ini Arti Warna Api yang Jarang Diketahui

Bukan Hanya Merah dan Biru, Ini Arti Warna Api yang Jarang Diketahui

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 06:49 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 14 September 2026 Lengkap: Arah Baru Bawa Kejutan

Ramalan 12 Shio Hari Ini 14 September 2026 Lengkap: Arah Baru Bawa Kejutan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 06:40 WIB

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

×