Penanganan Kesenjangan, Bisa Selamatkan Hidup Jutaan Anak

Silfa Humairah Utami

Senin, 21 Oktober 2019 | 15:00 WIB
Penanganan Kesenjangan, Bisa Selamatkan Hidup Jutaan Anak
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Penanganan Kesenjangan, Bisa Selamatkan Hidup Jutaan Anak

Di Indonesia, resiko anak-anak meninggal di usia balita bervariasi hingga lebih dari tujuh kali lipat.

Studi Demographic Health Survey 2017 menunjukkan bahwa di Indonesia, 109.446 anak-anak meninggal dunia pada usia Balita di tahun 2017, dibandingkan di tahun 2000 yang tercatat sebanyak 261.263 anak-anak.

Di setiap pulau-pulau besar yang (gugus pulau) di propinsi-propinsi yang terdapat di Indonesia Timur, terdapat perbedaan yang mencolok antara penanganan karena kesenjangan dibandingkan dengan wilayah lain di Indonesia.

Cacat paska-kelahiran merupakan penyebab terbesar kematian anak Balita antara tahun 2000 dan 2017, menurut laporan Global Burden of Disease, tetapi angka keseluruhan dari kematian yang disebabkan oleh cacat paska-lahir ini, tercatat separuhnya selama periode dari studi ini.

Laporan studi tersebut menunjukkan di Indonesia juga memperlihatkan situasi yang hampir mirip di mana dalam lima tahun terakhir, 75 persen kematian anak usia balita terjadi ketika anak-anak tersebut belum berusia satu tahun, dan 63 persen dari kematian bayi terjadi ketika mereka baru menjalani bulan pertama setelah kelahiran.

Angka-angka tersebut bervariasi di antara berbagai propinsi di Indonesia, di mana propinsi-propinsi di wilayah Indonesia Timur memperlihatkan rasio yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan wilayah lain di Indonesia.

Penelitian yang dilakukan oleh Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) di Fakultas Kesehatan Universitas Washington, dan melakukan penelitian di sejumlah negara di mana lebih dari 90% dari kematian anak-anak terjadi di tahun 2017. Rasio mortalitas tercatat bervariasi hingga sepuluh kali lipat di antara berbagai kabupaten di sebuah negara. Dari seluruh negara yang diteliti, kesenjangan angka kematian balita bervariasi hingga 40 kali lipat di tingkat kabupaten.

Meskipun tercatat perbaikan secara besar-besaran dalam mengurangi kematian pada anak-anak selama 20 tahun terakhir, rasio kematian tertinggi pada tahun 2017 sebagian besar masih terpusat di wilayah-wilayah yang juga menunjukkan rasio tertinggi di tahun 2000.

baca juga

“Sangat tidak bisa diterima dan juga tragis rasanya jika kita perhatikan, bahwa rata-rata, hampir 15.000 balita meninggal setiap hari,” ungkap Dr. Simon I. Hay, penulis senior dalam Studi ini, yang juga bertindak sebagai Direktur dari Local Burden of Disease (LBD) - group di IHME dalam siaran pers yang dikirimkan pada Suara.com. 

Local Burden of Disease menghasilkan prakiraan dari kondisi kesehatan dan pengukuran yang relevan dan berhubungan hingga di seluruh benua dalam geografis dengan resolusi yang baik. Para pimpinan project pun mencari mitra-mitra yang dapat membantu mereka, termasuk kalangan akademik, peneliti, dan lainnya, untuk memberikan sumbangan dalam bentuk data dan mengevaluasi makalah-makalah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merasa Bangga, Pangeran Harry Wariskan Rambut Merah kepada Bayi Archie

Merasa Bangga, Pangeran Harry Wariskan Rambut Merah kepada Bayi Archie

Lifestyle | Minggu, 20 Oktober 2019 | 17:40 WIB

Alami Kelainan Langka, Bayi Laki-Laki Ini Terlahir Tanpa Alat Kelamin

Alami Kelainan Langka, Bayi Laki-Laki Ini Terlahir Tanpa Alat Kelamin

Health | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 15:28 WIB

Popok Kain vs Popok Sekali Pakai, Pilih Mana?

Popok Kain vs Popok Sekali Pakai, Pilih Mana?

Health | Kamis, 17 Oktober 2019 | 19:30 WIB

Terkini

Bos BI Akui Rupiah Dalam Tekanan Usai Hashim Wanti-wanti Bisa Tembus Rp21.000

Bos BI Akui Rupiah Dalam Tekanan Usai Hashim Wanti-wanti Bisa Tembus Rp21.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:46 WIB

TNI Ikut Amankan Demo 28 Oktober, Komisi I DPR Sebut Lumrah

TNI Ikut Amankan Demo 28 Oktober, Komisi I DPR Sebut Lumrah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:46 WIB

JRKN Soroti Rangkap Jabatan Kapolri Suyudi: Tabrak UU Narkotika dan Langkahi Akal Sehat

JRKN Soroti Rangkap Jabatan Kapolri Suyudi: Tabrak UU Narkotika dan Langkahi Akal Sehat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Sinopsis Allen, Film Fiksi Ilmiah tentang Persahabatan Manusia dan Alien

Sinopsis Allen, Film Fiksi Ilmiah tentang Persahabatan Manusia dan Alien

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Parah Jadi Para, Gaji Jadi Gajih: Ketika Satu Huruf Mengubah Makna Bahasa

Parah Jadi Para, Gaji Jadi Gajih: Ketika Satu Huruf Mengubah Makna Bahasa

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:45 WIB

5 Serum untuk Kencangkan Kulit Wajah dan Pudarkan Flek Hitam Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Serum untuk Kencangkan Kulit Wajah dan Pudarkan Flek Hitam Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Jumlah Korban Tewas Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Bertambah, 64 Orang Hilang

Jumlah Korban Tewas Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Bertambah, 64 Orang Hilang

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks

Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:39 WIB

BWH Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas di Indonesia

BWH Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas di Indonesia

Jakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:34 WIB

AXIS Nation Cup 2026 Memasuki Puncak, 16 Tim Berebut Gelar Juara di Jakarta

AXIS Nation Cup 2026 Memasuki Puncak, 16 Tim Berebut Gelar Juara di Jakarta

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:32 WIB

×